Dream - Pernikahan Asty Ananta dan Hendra yang berlangsung pekan lalu ternyata membawa cerita kelabu. Meski sudah menjalin cinta dengan Hendra selama 6 tahun, orangtua Asty tak kunjung merestui hubungan mereka.
Ibunda Asty, Yuntianingrum Agustarini juga mengatakan putrinya berubah sejak mengenal Hendra.
" Sesungguhnya anak saya baik, budi pekertinya baik. Tapi semenjak kenal dengan dia (Hendra), anak saya menjauh, backstreet. Tega sekali sama bundanya melakukan hal seperti itu," tutur wanita yang akrab disapa Ningrum itu saat dihubungi wartawan, Kamis 6 Oktober 2016.
![]()
Ningrum bersikukuh, pria yang menikahi putrinya itu tak bisa memenuhi persyaratannya sebagai menantunya. Bahkan sang ibunda mengungkapkan kabar baru soal penolakan keluarganya.
© Dream
" Asty (selama ini) belum pernah membawa ke rumah, belum pernah saya melihatnya sholat. Papanya memang kekeh kalau mau menikah ya suaminya harus bisa sholat," ujarnya.
![]()
Diakui Ningrum, dia memang sempat memberi waktu untuk Suami Asty agar bisa belajar agama islam. Permintaan itu disampaikan sebelum Hendra dikabarkan telah mualaf.
" Kita kan bertahap. Kan sudah diberi waktu, warning. Kalau satu iman kan biasanya ada tata krama, kami enggak merestui kan karena gak satu iman. Tapi sekarang katanya satu iman, tapi kan tetap ada tata kramanya," tambahnya.
© Dream
Dream - Suami Asty Ananta, Hendra dikabarkan telah menjadi mualaf. Hal ini pun sontak menjadi bahan perbincangan di sosial media. tapi ibunda Asty, Yuntianingrum Agustarini meragukan Hendra telah berhijrah.
" Saya alhamdulilah yah, sudah mualaf. Tapi (Hendra) mualaf yang kayak gimana," kata Yuntianingrum saat dihubungi wartawan, Kamis 6 Oktober 2016.
![]()
" Saya juga enggak tahu orangtuanya siapa, asalnya dari mana. Ini demi Allah lho mas. Yang namanya mau nikah kan setidaknya bilang 'ini pacar saya', ya PDKT (pendekatan) sama keluarga."
Walaupun menantunya dikabarkan menjadi mualaf, namun bagi wanita yang akrab disapa Ningrum, itu dirasa belum cukup. Ada hal lain yang perlu diketahui Hendra agar diterima menjadi bagian dari keluarga dan mendapatkan restu.
" Kalau memang sudah mualaf, kan tetap ada tata kramanya. Kalau mau menikah itu harus bagaimana," sambungnya.

Padahal diakui Nigrum untuk bisa menjadi menantu idamannya tidak ada syarat yang sulitt.
" Syarat nikah dari saya cuma bisa sholat saja, ngga ada harus punya harta atau enggak. Yang penting tiang agamanya. Salat kan tiang agama," pungkasnya. (Ism)
© Dream
Dream - Suami Asty Ananta, Hendra, dipastikan menjadi mualaf. Oleh sebab itu, Asty dan Hendra dipastikan menikah dengan cara Islam.
“ Hendra mualaf, waktu mualaf saksinya saya. Mualafnya di Jakarta tahun ini, tapi lupa bulannya,” kata Manajer Asty, Idhing, saat dihubungi melalui telefon, Senin 3 oktober 2016.
Pernikahan Asty Ananta ini menjadi sorotan masyarakat. Sebab, tak mendapat restu dari orangtua dengan alasan tak pernah tahu latar belakang Hendra.
Pernikahan Asty dengan Hendra yang digelar Minggu, 2 oktober 2016, di Resort Sofitel Bali, Nusa Dua, juga terkesan diam-diam, orangtua Asty dan keluarga tak hadir.
© Dream
Dream - Ibunda Asty, Yunyianingrum, khawatir menantunya tak bisa menjadi imam yang baik untuk Asty. Sekadar informasi, Hendra merupakan keturunan Tionghoa yang sudah mualaf.
“ Yang pasti menikahnya secara islam,” ujar pria bernama lengkap Iding Kevin ini.
Meski demikian, Iding tak mau banyak komentar terkait pernikahan Asty yang tidak mendapat restu dari keluarga ini.
“ Kalau itu saya belum bisa jawab. Aku nggak bisa hadir, soalnya pas nikahannya, kebetulan adikku nikah juga,” kata Iding.