Terkuak Alasan Sebenarnya Hotman Paris Tolak Tawaran Jadi Pengacara Ferdy Sambo yang Bikin Tak Bisa Tidur 3 Hari

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 8 September 2022 15:23
Terkuak Alasan Sebenarnya Hotman Paris Tolak Tawaran Jadi Pengacara Ferdy Sambo yang Bikin Tak Bisa Tidur 3 Hari
Hotman Paris akhirnya membeberkan alasan yang membuatnya terpaksa menolak tawaran menjadi pengacara Ferdy Sambo.

Dream - Hotman Paris Hutapea blak-blakan mengaku tak bisa tidur nyenyak selama tiga hari saat menerima tawaran menjadi pengacara Ferdy Sambo. Hotman sempat bimbang menentukan menerima atau menolak tawaran yang diakui kasusnya bakal membuat seorang pengacara terkenal.

" Sekarang saya mengaku apa adanya. Memang benar Hotman Paris diminta Pak Sambo untuk jadi pengacaranya, juga diminta (jadi) pengacara Ibu PC. Saya tiga hari gak bisa tidur untuk mengatakan yes or no," kata Hotman Paris di kanal youtube Trans Tv.

Menurut Hotman, kasus Ferdy Sambo yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J masuk kategori kasus impian banyak pengacara. 

" It`s dream cases bagi lawyer. Ini kasus yang membuat pengacara dimanapun jadi populer," jelasnya.

 

1 dari 5 halaman

Meski sempat bimbang, Hotman akhirnya memutuskan menolak tawaran menjadi pengacara Sambo karena ingin bersikap netral.

Alasan lain adalah posisi Hotman yang saat ini menjadi host sebuah program televisi yang mengupas soal Ferdy Sambo sehingga menuntutnya tetap netral. Dia tak ingin terjadi konflik kepentingan ketika memegang program televisi tersebut.

" Dengan berat hati saya menolak. Ada beberapa alasan, mencegah konflik kepentingan, karena saya juga sebagai host di acara televisi yang akan membahas kasus tersebut jadi harus netral, bahkan sampai nanti di persidangan," imbuhnya.

Selain Ferdy Sambo, pengacara nyentrik ini juga mengaku diminta banyak masyarakat untuk menjadi pengacara pihak Brigadir J atau Bharada E.

Dengan tawaran yang datang dari kedua pihak yang bersengketa, Hotman menilai pilihan terbaik adalah tidak menjadi pengacara siapapun.

" Kebetulan saya juga lagi sibuk dengan program Hotman 911," ucapnya.

2 dari 5 halaman

Sebelumnya otman mengaku telah mendapatkan tawaran untuk menangani kasus yang sedang viral Ferdy Sambo yang diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Namun pengacara berusia 62 tahun ini menolak karena beberapa alasan. Sayangnya, Hotman tidak menjelaskan tawaran dari pihak kubu Ferdi Sambo atau Brigadir J.

Hotman Paris Hutapea© Hotman Paris Hutapea

" Maaf, untuk kali ini, saya tidak bisa," kata Hotman Paris Hutapea di acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Kamis 1 September 2022.

3 dari 5 halaman

Hotman kemudian menjelaskan alasan menolak tawaran menangani kasus Sambo karena ada dua kasus viral yang melibatkan rakyat kecil.

" Di bulan yang sama, ada dua kasus viral yang melibatkan rakyat kecil yang berhasil saya tolong," ucap Hotman Paris.

Hotman Paris Hutapea© Hotman Paris Hutapea

Selain itu ada alasan lain yang membuat ayah tiga anak ini menolaknya. Tapi Hotman tidak menjelaskan secara rinci.

" Ya ada alasan tertentu," tuturnya.

4 dari 5 halaman

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyebutkan bahwa Ferdy Sambo bisa saja lolos dari ancaman hukuman mati.

Hotman Paris mengaku tidak tahu mengenai kejadian sebenarnya. Namun dari sudut pandangnya sebagai pengacara, ada hal yang bisa menjadi sorotan.

" Ini saya baru dengar nih, katanya istrinya sepulang dari Magelang lapor dan apa yang dialami di Magelang, si jenderal itu menangis. Itu kalau benar dari segi hukum sangat memengaruhi, dalam keadaan emosi kemudian masuk ke penembakan, berarti apa dalam keadaan spontan berarti bukan kena 338 (pasal pembunuhan berencana)," kata Hotman Paris.

5 dari 5 halaman

" Bisa jadi itu bukan pembunuhan berencana karena bayangin, jenderal menangis saat mendengar cerita istrinya mengadu begitu di rumahnya," imbuhnya.

Hotman Paris mengatakan ia tidak tahu apakah tersebut benar adanya atau tidak. Jika memang benar, hal ini bisa dipakai oleh pengacara Sambo.

" Jika memang benar ini bisa dipakai sama pengacaranya Sambo bahwa penembakan itu spontan bukan berencana karena dalam keadaan menangis itu di BAP," tuturnya

Hotman Paris juga mengatakan jaksa yang menangani kasus ini harus berhati-hati jika pengacara Sambo memakai alasan ini.

" Jaksa harus berhati-hati jika pengacara Sambo memakai ini," kata Hotman Paris.

 

 

Beri Komentar