Unjuk Bakat Anak Panti Asuhan dalam Dian The Musical Road to A Musical Film

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 26 Mei 2019 09:40
Unjuk Bakat Anak Panti Asuhan dalam Dian The Musical Road to A Musical Film
Sambil terus meretas mimpinya di bidang seni, anak-anak panti juga harus berjuang untuk hidup dengan berwirausaha.

 

Dream - Pertunjukan musik selalu menarik untuk disimak, apalagi jika dilakukan oleh para anak-anak panti asuhan. Seperti pagelaran seni bertajuk Dian The Musical Road to A Musical Film.

Drama musikal ini juga melibatkan beberapa musisi papan atas tanah air seperti Lea Simanjuntak, Mario Ginanjar, dan Tompi untuk ikut berkolaborasi. Pagelaran yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu 25 Mei 2019 ini digarap sepenuhnya oleh anak-anak Yayasan Prima Unggul (YPU).

Pementasan drama musikal Dian juga sekaligus menjadi peringatan ulang tahun YPU yang ke-8. Bercerita tentang Dian, seorang anak di panti asuhan bersama belasan anak lainnya yang memiliki minat tinggi di bidang seni, terutama tarik suara.

Sambil terus meretas mimpinya di bidang seni, anak-anak panti juga harus berjuang untuk hidup dengan berwirausaha. Dengan penuh keriangan di tengah keterbatasan, Dian dan teman-temannya menjalani hari dengan berjualan makanan. Kabar baik muncul saat Martin, pimpinan Yayasan memberitahu anak-anak jika mereka akan mendapat pelatih vokal bernama Lea (Lea Simanjuntak) untuk mewujudkan mimpi memiliki album rekaman.

Semangat anak-anak panti untuk memiliki album musik semakin nyata lantaran Lea juga melibatkan salah satu sahabatnya, Mario (Mario Ginanjar vokalis grup Kahitna) untuk ikut mewujudkan mimpi anak-anak panti.

 

1 dari 2 halaman

Perjuangan Tak Mudah

Layaknya hidup anak-anak panti yang penuh perjuangan, upaya mereka mewujudkan mimpi memiliki album musik pun tak berjalan mudah. Mulai dari Dian yang mendapat kabar jika ibunya meninggal, musibah kebakaran yang menimpa rumah anak-anak panti, sampai ditipu oleh salah satu oknum penyelenggara event merupakan sekelumit masalah yang harus dihadapi.

Digambarkan pula bagaimana keseharian penghuni panti yang penuh kemandirian dan dibekali jiwa berwirausaha. Hal tersebut dilakukan dalam upaya YPU menentang persepsi jika anak panti asuhan adalah objek belas kasihan.

 Dian The Musikal© Fimela

" Saya mendidik mereka (anak panti asuhan) di bidang kewirausahaan dengan tujuan setelah keluar mereka bisa mandiri dan memberikan dampak positif bagi banyak orang," ujar Martin selaku pendiri Yayasan Prima Unggul.

Meski menggambarkan tentang perjuangan hidup, cerita drama musikal Dian dikemas secara ringan dan mudah dicerna. Tak jarang, gelak tawa pun hadir dari penonton melihat tingkah polah anak-anak di atas panggung.

Menurut Martin, YPU sebagai panti asuhan dan home scholing berbasis kewirausahaan bagi anak-anak dan keluarga sederhana memang memfasilitasi anak-anak yang memiliki minat seni. Harapannya, potensi yang dimiliki setiap anak-anak bisa terus berkembang sebagai bekal anak didiknya kelak.

" Melalui pengembangan seni, anak-anak mengembangkan potensi dibidang seni. Kita punya harapan setelah drama musikal ini, tahun depan akan terwujud film musikal," tuturnya kemudian.

2 dari 2 halaman

Tarian

Tak drama musikal, anak-anak YPU juga unjuk kebolehan dalam hal menari. Mulai dari tarian modern sampai beberapa tari tradisional dari beberapa daerah di Indonesia juga turut ditampilkan dalam pagelaran yang berlangsung sekitar 3 jam itu.

 Dian The Musical© Fimela

Tak sekedar penampilan anak-anak panti asuhan YPU yang mampu menghibur dengan berbagai bakat seni yang dimiliki, beberapa penampil dari para kolaborator yang ikut serta didalamnya juga tak kalah mencuri perhatian.

Selain Lea Simanjuntak dan Mario Ginanjar yang berakting sambil bernyanyi, Penyanyi jazz Tompi bersama anaknya, Ayesha turut menyumbang suara. Selain itu, Grup tari Gema Citra Nusantara juga unjuk kebolehan menampilkan tarian Saman asal Aceh pun turut mendapat apresiasi tinggi dari penonton.

Laporan Rivan Yuristiawan/ Sumber: Fimela.com

Beri Komentar