Aksi Tidak Terpuji Pesilat Malaysia Terhadap Atlet Singapura

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 28 Agustus 2018 10:49
Aksi Tidak Terpuji Pesilat Malaysia Terhadap Atlet Singapura
Tendangan itu memancing emosi pendukung Ferdous, termasuk ayahnya, Sheik Alau'ddin dan rekan satu timnya, Alfian Juma'en.

Dream - Atlet pencak silat Malaysia kembali membuat tindakan tidak terpuji. Setelah sebelumnya Jamari Mohd Al Jufferi, merusak fasilitas di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kini atlet silat Malaysia lainnya, Sobri Muhammad Robial yang melakukan aksi tidak sportif.

Strait Times menyebut, laga silat antara Sobri dan atlet Singapura, Sheik Ferdous Sheik Alau`uddin di Padepokan Silat, TMII, Jakarta Timur, Minggu 26 Agustus 2018 lalu itu, merupakan pertarungan penuh drama.

Sobri diketahui menendang punggung Ferdous saat sudah terjatuh. Aksi itu mendapat cemooh penonton yang mayoritas asal Indonesia. Menurut kubu Ferdous, tindakan menendang punggung itu adalah ilegal.

Tendangan itu memancing emosi pendukung Ferdous, termasuk ayahnya, Sheik Alau'ddin dan rekan satu timnya, Alfian Juma'en.

" Saya melihat dia (Sobri) frustrasi karena rencana permainan saya yang baik dan dia (Sobri) tidak bisa menyentuh saya sama sekali. Saya ingat pesan ayah dan pelatih untuk (saat-saat seperti ini). Jadi saya tidak akan merasakan tekanan dan mulai gemetar," ucap Ferdous.

Ferdous mengaku berhasil menenangkan diri dan menganggap tendangan di punggung itu justru untuk menguatkan dirinya.

" Setelah dia menendang, saya berpikir, 'Ah, dia benar-benar melakukannya. Saya hanya akan mengambil waktu untuk menyerap rasa sakit," tambahnya lagi.

Pemain berusia 22 tahun akhirnya menang dengan skor 5-0 atas Sobri di kelas I (85-90 Kg) pada laga semifinal itu.

Pada laga final Senin 27 Agustus 2018, Ferdous mendapatkan perak dan harus menyerah di tangan pesilat tuan rumah, Aji Pamungkas Bangkit dengan skor 0-5. Sementara Aji Pamungkas Bangkit berhasil meraih emas. (Ism) 

1 dari 2 halaman

Ini Videonya

Dream - Aksi tidak terpuji atlet Malaysia itu diunggah akun twitter @giewahyudi.  Unggahan itu akhirnya viral dan sudah mendapat 7 ribu lebih dicuit ulang dan 2500 kali jempol. Berikut videonya: 

 

 

(ism) 

 

2 dari 2 halaman

Kalah Lawan Indonesia, Pesilat Malaysia Rusak Fasilitas Padepokan Silat TMII

Dream - Atlet silat asal Malaysia, Jamari Mohd Al Jufferi, mengamuk usai kalah dari pesilat Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di babak final pencak silat Asian Games2018 nomor 65-70 kilogram, perlawanan Al Jufferi berhasil dipatahkan Komang.

Al Jufferi merasa kesal atas kekalahannya. Dia melampiaskan rasa kesalnya dengan memukul dinding ruang ganti Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah.

Dinding yang terbuat dari kayu triplek itu sampai jebol. Dia kecewa dan menuding juri memihak Komang.

" Tadi dia mengamuk dan memukul tembok hingga bolong. Ruang gantinya ada di belakang venue," ujar salah satu panitia yang tidak disebutkan identitasnya, dikutip dari Liputan6.com, Senin 27 Agustus 2018.

  Dinding ruang ganti

Dinding ruang ganti Padepokan Pencak Silat TMII jebol

Juri menyatakan Al Jufferi kalah teknik lantaran mundur dua detik sebelum ronde ketiga berakhir. Komang yang lebih dulu unggul 4-1 secara otomatis menang teknik dari Al Juffrie.

Al Jufferi tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Dia tetap menuding ketidakadilan juri yang menjadikannya kalah.

" Saya tidak nyaman dengan juri. Saya tidak salah, tetapi yang salah itu pengadil (juri)," kata dia.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik