10 Mainan Terlaris Sepanjang Masa (II)

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 25 Desember 2014 13:02
10 Mainan Terlaris Sepanjang Masa (II)
Mungkin Anda saat ini tengah membelikan buah hati atau memainkan sendiri mainan-mainan termahal ini.

Dream - Tahun 1960-an adalah masa produksi yang tak tertandingi dalam industri mainan. Tak heran, produk-produk mainan di era ini menjadi yang paling populer di Bumi.

Era keemasan industri mainan ini mungkin hanya bisa dilampaui oleh mainan era 1980-an yang memunculkan banyak ikon mainan dan penjualan terbesar sepanjang masa.

Hingga saat ini, konsumen masih dicekoki dengan mainan terbaru dan terbesar yang dilengkapi kecerdasan buatan. Namun hal itu tak mampu mengalahkan pamor 10 mainan terlaris di dunia.

Mengutip laman Therichest.com, berikut adalah 10 mainan pencetak uang terbanyak sepanjang masa:

1 dari 5 halaman

5. Kubus Rubik

5. Kubus Rubik © Dream

5. Kubus Rubik

Inilah mainan yang membuat seseorang dengan inteligensia tinggi bakal terlihat seperti orang bodoh ketika tak mampu menyelesaikan tantangan di bawah 40 detik. Kubus Rubik adalah mainan yang menjadi budaya populer. Dibuat pada tahun 1974 oleh arsitek dan penemu asal Hungaria, Erno Rubik, kotak warna-warni sebesar telapak tangan ini seketika menjadi salah satu mainan yang paling populer sepanjang masa, sekaligus menjengkelkan.

Rubik menciptakan permainan ini secara tak sengaja. Awalnya dia hanya ingin menunjukkan prinsip geometri dengan bantuan model 3 dimensi, namun malah menemukan permainan teka-teki yang membuat orang ketagihan hingga berjam-jam. Kubus Rubik telah terjual lebih dari 350 juta, belum termasuk tiruannya.

2 dari 5 halaman

4. Karet Silly Putty

4. Karet Silly Putty © Dream

4. Karet Silly Putty

Pada tahun 1943, insinyur General Electric James Wright berusaha untuk merumuskan suatu senyawa karet sintetis untuk digunakan oleh Angkatan Bersenjata Amerika selama Perang Dunia II. Meskipun tidak berhasil dalam usaha itu, ia berhasil menciptakan salah satu mainan yang paling populer dalam sejarah, murni karena ketidaksengajaan. Dia membuat karet sintetis yang dapat memantul dan membentuk apa saja bernama Nutty Putty yang menjadi favorit di antara keluarga dan teman-temannya.

Dia menghabiskan bertahun-tahun mencoba untuk mencari produsen yang mau memproduksinya, tapi tidak berhasil. Hingga seorang pemilik toko mainan bernama Ruth Fallgatter bersedia memasarkannya. Fallgatter kemudian bekerja sama dengan konsultan iklan Peter Hodgson untuk memasarkannya. Penjualan tersebut sukses dan melampaui penjualan mainan Fallgatter lainnya. Meski laris, Fallgatter tak melanjutkan penjualan Nutty Putty dan malah menjual perusahaannya kepada Hodgson pada 1950.

Dengan modal yang ada padanya, Hodgson pun mulai melihat peluang dan mengganti nama mainan tersebut menjadi Silly Putty. Bisnis Silly Putty pun menuai sukses lebih besar sejak 1950. Ketenaran Silly Putty kian terangkat setelah astronot Apollo pada tahun 1968 menggunakan mainan tersebut sebagai perekat barang-barang mereka saat berada di luar angkasa.

3 dari 5 halaman

3. Mobil-mobilan Hot Wheels

3. Mobil-mobilan Hot Wheels © Dream

3. Mobil-mobilan Hot Wheels

Pada tahun 1968 pasar mobil mainan didominasi oleh pabrikan asal Inggris Lesney Products dan seri Matchbox mereka (yang kemudian dibeli oleh Mattel). Tidak mau kalah, Eliot Handler (satu dari pendiri Mattel) mulai membayangkan akan menjadi pesaing mereka di Amerika.

Pada tahun itu juga Hot Wheels meluncurkan 16 desain pertama mereka (Camaro biru berkilauan). Tak disangka, koleksi mobil Hot Wheels mendapat respon positif yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Mainan mobil-mobilan dijual terpisah dan ketika digabungkan dengan trek untuk menjalankan, Hot Wheels benar-benar telah menemukan pasarnya.

Dengan desain yang mendekati asli, pengecatan yang mengkilap dan tak mudah rusak, mobil-mobilan Hot Wheels langsung menjadi klasik. Dilaporkan, Mattel telah meraup untung miliaran dollar dan tanda-tandanya tak akan pernah surut meski perusahaan telah memasuki usia ke-50.

4 dari 5 halaman

2. Lego

2. Lego © Dream

2. Lego

Berasal dari kata sebuah permainan di Denmark 'leg godt' yang artinya bermain dengan baik, Lego benar-benar tak terpisahkan dari dunia anak-anak.

Pada tahun 1949 perusahaan memperkenalkan permainan menyambung bata otomatis yang akhirnya menjadi cetak biru bagi Lego yang mulai diproduksi pada tahun 1953.

Sifat sederhana dari Lego menyamarkan daya tahan yang luar biasa mereka, dan secara umum dianggap sebagai salah satu mainan yang paling diidolakan dalam sejarah.

Produk ini telah berkembang bahkan semakin populer dari waktu ke waktu, dengan desain yang lebih kompleks yang mencakup item ikonik bertema seperti Star Wars.

Menjadi hal yang sulit untuk memperkirakan volume penjualan mainan Lego di seluruh dunia. Tapi cukup untuk mengatakan bahwa Lego saat ini merupakan satu-satunya produsen mainan terbesar di Bumi.

5 dari 5 halaman

1. Boneka Barbie

1. Boneka Barbie © Dream

1. Boneka Barbie

Ini pasti tidak mengejutkan, karena Barbie memang benar-benar menguasai dunia mainan. Ketika Mattel memperkenalkan boneka brunette yang tipis dan biasa-biasa saja pada tahun 1959, mereka tidak tahu bahwa yang diluncurkan itu akan menjadi fenomena sepanjang zaman.

Ruth Handler (salah satu pendiri Mattel) menyaksikan puterinya sendiri Barbara bermain dengan boneka kertas. Handler kemudian terinspirasi untuk membuat sesuatu yang lebih tahan lama untuk membangkitkan imajinasinya.

Hasilnya adalah Barbie, The Teenage Mode Doll lengkap dengan bikini dan rambut ikoniknya. Mainan yang dibuat Handler langsung menjadi hit dan terjual lebih dari 350.000 unit pada tahun pertama. Sejak saat itu, Barbie mulai menaklukkan dunia.

Dengan perkiraan penjualan mencapai satu miliar lebih boneka hingga sampai saat ini, Barbie adalah Raja, Ratu dan Court Jester dari dunia mainan. Barbie memasok Mattel dengan pendapatan miliaran dollar yang tak terhitung jumlahnya.

Beri Komentar