15 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukkan ke Dalam Freezer

Reporter : Abidah
Minggu, 30 Agustus 2026 08:00
15 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukkan ke Dalam Freezer
Sebagian makanan justru kehilangan tekstur atau rasa saat dibekukan, sementara yang lain langsung tidak layak dimakan atau tidak enak lagi setelah dicairkan.

DREAM.CO.ID - Membekukan makanan sudah lama jadi trik andalan untuk menghemat waktu di dapur. Sup, buah beku, semur, dan daging punya masa simpan lebih panjang saat dibekukan dan disimpan dengan benar. Proses pembekuan membantu makanan mempertahankan rasa sekaligus memperpanjang waktu aman untuk dikonsumsi.

Namun tidak semua makanan cocok masuk freezer. Dilansir dari People, sebagian makanan justru kehilangan tekstur atau rasa saat dibekukan, sementara yang lain langsung tidak layak dimakan atau tidak enak lagi setelah dicairkan. Berikut 15 makanan yang sebaiknya dihindari untuk dibekukan, lengkap dengan tips menyimpannya dengan cara yang lebih tepat.

1. Susu dan Saus Berbahan Dasar Krim

Membekukan susu atau krim mungkin terdengar seperti cara bagus memperpanjang masa simpannya, tapi keduanya cenderung terpisah saat dicairkan, menciptakan tekstur berbutir dan berair. Hal serupa berlaku untuk sup dan saus berbahan dasar krim, menurut Allrecipes.com.

1 dari 4 halaman

2. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun seperti selada, bayam, dan kale tidak mempertahankan tekstur aslinya begitu dibekukan lalu dicairkan, akibat kandungan airnya yang tinggi. Artinya, membekukan selada dan sayuran berdaun lain untuk dipakai nanti dalam salad segar bukan pilihan yang disarankan. Namun menurut penulis kuliner sekaligus tukang kebun Julie Martens Forney, sayuran berdaun tetap boleh dibekukan jika rencananya untuk diolah menjadi sup atau smoothie.

3. Pasta yang Sudah Dimasak

Membekukan pasta yang sudah matang sering menghasilkan tekstur kenyal dan lembek saat dipanaskan ulang. Jika sedang menyiapkan makanan untuk beberapa hari ke depan, lebih baik bekukan sausnya saja secara terpisah, lalu masak pasta segar saat akan disantap. Jika terpaksa harus membekukannya, masak pasta hingga al dente dan campurkan sedikit minyak sebelum disimpan, menurut Don't Waste the Crumbs.

4. Kentang Mentah

Sama seperti sayuran berdaun, kentang mentah tidak tahan terhadap pembekuan karena kandungan airnya yang tinggi, dan akan menjadi lembek serta berbutir setelah dicairkan. Simpan kentang mentah di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung, untuk penyimpanan jangka panjang. Perlu dicatat, kentang yang sudah dimasak justru cukup baik jika dibekukan, menurut PotatoGoodness.com.

2 dari 4 halaman

5. Telur Utuh dalam Cangkang

Membekukan telur utuh beserta cangkangnya menyebabkan cairan di dalamnya mengembang, yang bisa membuat cangkang retak dan merusak telur, menurut Better Homes & Gardens. Untuk membekukan telur dengan aman, kocok telur terlebih dahulu lalu simpan dalam wadah kedap udara seperti Tupperware atau kantong Ziploc. Telur juga bisa dibekukan dalam porsi kecil menggunakan cetakan es batu.

6. Makanan Gorengan

Makanan gorengan kehilangan tekstur renyah khasnya begitu dibekukan lalu dipanaskan ulang, sering kali berubah jadi lembek dan basah. Jika ada sisa makanan gorengan, simpan di kulkas dan panaskan ulang menggunakan oven atau air fryer untuk mengembalikan sebagian kerenyahannya, menurut The Food Network.

7. Keju Lunak

Menurut Allrecipes, keju lunak seperti cream cheese, ricotta, dan keju kambing tidak cocok dibekukan, sebab cenderung terpisah atau menjadi berbutir setelah dicairkan. Sebaliknya, keju keras seperti cheddar, parmesan, dan gouda lebih cocok dibekukan, bisa diparut lalu disimpan untuk digunakan nanti.

8. Salad Berbahan Mayones

Salad ayam, salad telur, dan hidangan lain berbahan mayones tidak cocok dibekukan karena mayonesnya akan terpisah selama proses pencairan. Hasilnya adalah tekstur berair yang kurang menggugah selera, menurut Southern Living. Sebagai gantinya, bekukan bahan proteinnya secara terpisah, lalu campurkan mayones saat siap disantap.

3 dari 4 halaman

9. Bumbu Dapur Segar

Bumbu segar seperti daun basil, ketumbar, dan peterseli kehilangan rasa dan teksturnya jika dibekukan begitu saja. Menurut Serious Eats, untuk penyimpanan lebih lama, cincang bumbu tersebut lalu bekukan dalam cetakan es batu bersama minyak zaitun. Kubus bumbu ini nantinya bisa langsung ditambahkan ke sup dan saus.

10. Timun

Karena kandungan airnya yang tinggi, timun akan menjadi lembek dan berlendir begitu dibekukan. Timun lebih baik disimpan segar di kulkas untuk dipakai dalam salad atau camilan.

11. Yogurt

Meski secara teknis yogurt yang sudah dicairkan tetap bisa dimakan (dan mempertahankan nilai gizi serta kandungan probiotiknya), teksturnya akan terpisah saat dibekukan. Ini berarti yogurt kemungkinan besar akan memiliki tekstur berair dan berbutir yang kurang disukai banyak orang. Karena itu, sebaiknya hindari membekukan yogurt kecuali berencana mengolahnya menjadi smoothie, menurut Healthline.

12. Alpukat Utuh

Alpukat utuh akan berubah cokelat dan lembek setelah dicairkan. Jika perlu diawetkan, menurut MarthaStewart.com, sebaiknya iris atau potong dadu alpukat, lalu simpan dalam wadah kedap udara bersama sedikit perasan lemon atau jeruk nipis sebelum dibekukan.

4 dari 4 halaman

13. Tomat

Membekukan tomat mentah akan membuatnya menjadi lembek dan berair setelah dicairkan, sehingga tidak cocok untuk salad atau hidangan segar. Namun tomat tetap bisa dibekukan untuk digunakan dalam sup dan saus. Memanggangnya terlebih dahulu sebelum dibekukan bahkan bisa menghasilkan rasa yang lebih baik, menurut chef Robin Asbell.

14. Biji Kopi

Ini mungkin mengejutkan banyak orang, tapi membekukan biji kopi sebenarnya bisa merusak rasanya, karena kelembapan memengaruhi minyak alami di dalamnya, dan biji kopi juga menyerap bau dari dalam freezer. Sebaiknya simpan biji kopi dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap untuk kesegaran optimal. Rasanya bisa bertahan hingga empat sampai enam minggu, menurut Epicurious.com.

15. Buah Tinggi Kandungan Air (seperti Semangka dan Jeruk)

Buah dengan kandungan air tinggi, seperti semangka dan buah sitrus, akan menjadi lembek dan kehilangan teksturnya begitu dicairkan. Karena itu, sebaiknya buah-buahan tinggi air hanya dibekukan jika berencana langsung diblender (dalam kondisi masih beku) menjadi smoothie atau minuman campuran lainnya, menurut Simply Recipes.

Terkait protokol pembekuan secara umum, penting diingat bahwa makanan akan mengembang saat dibekukan, jadi selalu sisakan sedikit ruang ekstra dalam wadah kedap udara sebelum memasukkannya ke dalam freezer.

Beri Komentar