500 Sekolah Internasional Saudi Terancam Ditutup

Reporter : Syahid Latif
Senin, 5 Mei 2014 13:36
500 Sekolah Internasional Saudi Terancam Ditutup
Guru sekolah internasional di Arab Saudi menjadi langka setelah Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan aturan sulit bagi tenaga pengajar asing. Bagaimana nasib 300 ribu murid di sekolah-sekolah itu?

Dream - Sekitar 500 dari seribu sekolah internasional di Arab Saudi terancam tutup tahun depan. Sebab sekolah-sekolah internasional tersebut sulit mendapatkan guru dari luar negeri.

Guru sekolah internasional di Arab Saudi menjadi langka setelah Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan aturan yang menyulitkan bagi tenaga pengajar profesional dari luar negeri. Guru dari luar negeri harus mengantongi sponsor. Selain itu, visa untuk calon pengajar asing pun dipersulit.

Aturan Kementerian Tenaga Kerja Saudi itu ditujukan untuk memberdayakan guru-guru lokal. Sehingga mereka tidak kalah dengan guru-guru ekspatriat. 

Sejak aturan ketat tersebut diterapkan, Kementerian Tenaga Kerja Saudi kerap melakukan sidak. Jika ditemukan guru tanpa sponsor, maka sekolah-sekolah yang mempekerjakannya akan didenda sebesar tiga ribu riyal atau sekitar Rp 9 juta per guru asing.

Kepala Komiter Nasional untuk Pendidikan Internasional pada Kamar Dagang Saudi Mansour Al-Khneizan dikutip Saudi Gazette, Senin 5 Mei 2014, mengatakan sekolah yang terancam tutup itu memiliki sekitar 300 ribu murid. Sehingga nasib mereka tidak jelas. Penutupan itu juga diperkirakan akan menimbulkan kerugian sebesar satu miliar riyal Arab Saudi atau sekitar Rp 3 triliun.

Beri Komentar