Ilustrasi
Dream - Isu seputar Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) tengah santer di masyarakat. Banyak pihak tercengang sekaligus prihatin lantaran penyimpangan orientasi seksual ini kian marak dan diperlihatkan secara terang-terangan.
Dilihat dari kacamata Islam, LGBT sendiri adalah tindakan yang dilarang keras. Dalam Al-Quran telah diterangkan secara jelas bahwa para pelaku tindakan tersebut masuk kategori orang-orang yang sangat keji dan dijanjikan azab yang pedih.
Hal ini bahkan telah dibuktikan oleh riwayat kaum Sodom pada masa Nabi Luth AS yang ditimpakan azab besar lantaran melakukan liwath atau berhubungan sesama jenis.
Dalam Al-Quran ada 7 kategori perilaku yang disematkan kepada kaum Sodom. Apa saja? Berikut ulasannya.
1. Fahsiyah
Perbuatan homoseksual disebut fahsiyah, yang artinya perbuatan keji, menjijikkan, dan membahayakan.
" Dan (ingatkanlah peristiwa) Nabi Luth tatkala ia berkata kepada kaumnya: 'Sesungguhnya kamu melakukan perbuatan yang keji, yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun dari penduduk alam ini sebelum kamu'." (QS. Al-Ankabut: 28)
2. Munkar
Perilaku menyimpang kaum Luth disebut munkar. Artinya perbuatan yang ditolak keras dan tak bisa diterima.
" Patutkah kamu mendatangi orang lelaki (untuk memuaskan nafsu syahwat kamu)? Dan kmau memotong jalan lalu-lalang (untuk tujuan jahat kamu)? Dan kamu pula melakukan perbuatan yang munkar di tempat-tempat perhimpunan kamu?" Maka kaumnya menjawab selain daripada berkata (secara mengejek-ejek): 'Datangkanlah kepada kami azab dari Allah (yang engkau janjikan itu) jika betul engkau dari orang-orang yang benar'." (QS. Al-Ankabut: 29)
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya