8 Tahun Dikubur, Jasad Wanita Asal Tegal Tetap Utuh

Reporter : Puri Yuanita
Sabtu, 14 Januari 2017 10:01
8 Tahun Dikubur, Jasad Wanita Asal Tegal Tetap Utuh
Dan ketika memindahkan makam si ibu, warga dibuat kaget bukan kepalang, lantaran mendapati jasad yang masih utuh.

Dream - Baru-baru ini warga Tegal digegerkan dengan kabar mengenai jasad seorang wanita yang tetap utuh meski sudah dikubur selama 8 tahun. Cerita tersebut bahkan sempat ramai diperbincangkan netizen, setelah diunggah oleh pemilik akun Facebook Aridin Bae.

Bersama sejumlah foto, Aridin bercerita mengenai jasad itu.

" SUBHANALLAH...kisah nyata tentang jasad yang masih utuh terbungkus dalam kain kafan setelah delapan tahun. Dan setelah ditelusuri tentang amal semasa hidup, ternyata almarhumah dulunya adalah orang yang sering beramal ke anak yatim dan selalu patuh pada suami," tulis Aridin.

Ternyata, diketahui jasad tersebut merupakan jasad almarhumah Ibu Unen. Fakta mengenai kondisi jasad Ibu Unen yang tetap utuh terkuak ketika warga setempat melakukan pemindahan makam pada Sabtu, 7 Januari 2017.

Kala itu sekitar 184 makam TPU Gang Widuri Desa Adiwerna RT 14 RW 07, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, harus dipindahkan lantaran terkena proyek pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang. Salah satu di antara makam tersebut adalah milik almarhumah Ibu Unen.

1 dari 3 halaman

Ketika Dipindah

Ketika Dipindah © Dream

Dan ketika memindahkan makam si ibu, warga dibuat kaget bukan kepalang, lantaran mendapati jasad yang masih utuh. Bahkan kain kafannya tidak rusak dan hanya kotor terkena tanah.

Cerita mengenai jasad Ibu Unen pun akhirnya menjadi perbincangan warga. Dan sejak itu, banyak yang penasaran mengapa hal itu bisa terjadi. Sampai akhirnya terungkap jika selama hidup si ibu kerap berbuat baik pada anak yatim dan taat pada suami.

Kisah almarhumah Ibu Unen yang diunggah akun Aridin Bae pun menuai banyak komentar dari netizen. Banyak yang mengaku merinding membaca kisah tersebut.

2 dari 3 halaman

10 Tahun Dikubur, Jasad Istri Anggota Dewan Itu Masih Utuh

10 Tahun Dikubur, Jasad Istri Anggota Dewan Itu Masih Utuh © Dream

Dream - Dua makam itu bersanding. Nama Zaini bin Rudin terpahat pada salah satu nisan, yang juga terdapat keterangan wafat pada 25 Mei 1996. Sementara, pada makam lainnya, tertulis nama Mariam binti Saman, wafat pada 16 Agustus 2000.

Kedua makam ini hanya `sepelemparan batu` dari rumah besar di Rt 01 Jalan Buper KM 5 Desa Sungai Gelam, Jambi. Sangat dekat. Makam itu merupakan milik mantan anggota Dewan dan istrinya, yang empat tahun lalu dipindahkan dari pemakaman umum di wilayah Kumpeh.

Ada kisah unik di balik pemindahan kedua makam itu. Salah satu jasad yang dipindahkan itu masih utuh. Padahal sudah dikubur selama sepuluh tahun. Dan jasad itu adalah Mariam binti Saman.

Tentu keluarga dan warga yang menyaksikan kondisi jenazah Mariam binti Saman itu heran. Sekaligus terkagum-kagum. Bagaimana bisa jasad yang sudah dikubur satu dekade tidak dimakan tanah.

" Saya melihat sendiri sampai jenazah diletakan ke liang kubur. Kafannya masih utuh seperti baru, wajahnya juga masih nampak,” tutur Halimah, kerabat Mariam.

Semasa hidup, Mariam dikenal baik hati, sangat sabar dan dan tak pernah memusuhi orang. Kesabaran itu dia tunjukkan saat mendapat cobaan berat, dirubung penyakit diabetes dan kanker, yang membuat kaki diamputasi dan payudaranya diangkat. (Ism, Sumber: Kilasjambi.com

3 dari 3 halaman

Sehari Usai Dimakamkan, Ibu Hamil Teriak dari Dalam Peti Mati

Sehari Usai Dimakamkan, Ibu Hamil Teriak dari Dalam Peti Mati © Dream

Dream - Sekelompok pelayat di Honduras terpaksa menjebol sebuah makam beton karena yakin seorang wanita yang meninggal dan dikubur didalamnya telah 'bangkit dari kematian'.

Dalam rekaman video, anggota keluarga dibantu pengantar jenazah terlihat membongkar makam beton untuk mengeluarkan peti mati tempat jenazah Neysi Perez, 16 tahun, disemayamkan.

Keluarga dan warga mengeluarkan peti mati Perez, karena mengaku mendengar ada suara teriakan dari dalam liang kubur.

Mereka mengklaim bahwa kaca di peti mati Perez telah pecah dan suaminya melaporkan mendengar seseorang menjerit tertahan dan memukul-mukul kaca dari dalam peti mati.

Tetapi saat petugas medis tiba di lokasi, mereka tidak menemukan tanda-tanda kehidupan dan wanita itu kemudian dimakamkan kembali.

Diperkirakan bahwa Perez, yang sedang hamil tiga bulan, hanya pingsan saat bangun di tengah malam untuk buang hajat di luar rumahnya di La Entrada, bagian barat Honduras.

Saat mulut Perez mulai berbusa, warga menduga dia kesurupan dan seorang pendeta setempat berusaha mengusir setan yang ada di dalam tubuhnya. Tetapi Perez akhirnya meninggal di rumah sakit dan wanita nahas itu pun kemudian dimakamkan.

Namun sehari setelah dimakamkan, kerabat dan suami Perez, Rudy Gonzales, serta warga setempat mengunjungi makamnya.

" Saat saya menyentuh makamnya, saya mendengar suara-suara dari dalam. Saya mendengar suara memukul-mukul peti, kemudian suara istri saya. Dia seperti berteriak minta tolong," kata Gonzales.

Gonzales sangat menyesalkan kejadian ini karena baru sehari istrinya itu dimakamkan.

Suara teriakan Perez juga didengar oleh seorang pekerja makam bernama Jesus Villanueva, yang mengatakan, " Saya yakin sekali bahwa teriakan itu berasal dari sana. Saya tidak bisa membayangkan ada seseorang di dalam yang ternyata masih hidup."

Dokter percaya bahwa Perez mungkin menderita serangan panik parah yang menghentikan jantungnya untuk sementara - menyebabkan dia sadar kembali saat di dalam peti.

Keluarga Perez mengkritik petugas medis karena diduga terlalu cepat untuk menyatakan kondisi wanita itu dan menandatangani sertifikat kematiannya.

Bagaimanapun, Neysi akhirnya benar-benar meninggal dunia dan dia dikebumikan di makam lamanya.

(Ism, Sumber: Metro.co.uk)

Beri Komentar