Ilustrasi
Dream - Pelajaran dan amanat Ayah terhadap anaknya untuk selalu ikhlas dalam menapaki kehidupan yang telah dipupuk sejak dini. Saat puterinya bertekad untuk menjadi seorang guru, ayah sangat bangga atas keinginannya tersebut.
Mengajar di sebuah kota besar dengan fasilitas dan upah yang besar menjadi tujuan utama anak wanita itu. Ia berharap bisa membantu perekonomian keluarga. Namun tak disangka ayahnya justru melarangnya untuk hijrah ke kota besar.
" Buat apa ke kota? Di sini jauh lebih membutuhkan orang-orang yang mau mengabdi. Sedangkan di kota lebih banyak orang yang " Mau" , ungkap ayah.
" Tapi aku ingin membantu ayah dan ibu. Susah payah ayah dan ibu menyekolahkan aku hingga jenjang sarjana" , ungkapnya.
" Ayah menyekolahkanmu bukan untuk mendapatkan uang berlimpah. Namun untuk berguna bagi nusa dan bangsa" , Kata ayah.
Wanita itu tertegun mendengar ucapan yang dikatakan ayahnya. Ia tahu betul bagaiman perjuangan ayahnya untuk dapat menyekolahkan ketiga anaknya hingga menyelesaikan sekolah tinggi. Kini, ayah justru hanya ingin anak-anaknya hidup sederhana tetapi kaya ilmu.
Harapan ayah untuk melihat anaknya sukses menjadi abdi masyarakat akhirnya terwujud. Anak pertamanya mengajar sekolah di sebuah desa pedalaman dengan medan dan upah yang sangat minim. Sedangkan si bungsu kini memiliki sekolah gratis untuk kaum dhuafa.
Sayang, saat ketiga anaknya berhasil mewujudkan harapannya, ia sudah pergi untuk selama-lamanya. Tapi, ayah pasti sangat bangga dan bahagia melihat anak-anaknya kini meniti karir untuk dunia dan akhirat.
Penasaran dengan kisah mengharukan ini? Yuk simak kisahnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!