Alami Cacat Genetik Parah, Bayi Hasil Hubungan Sedarah Meninggal Usai 2 Jam Dilahirkan

Reporter : Nabila Hanum
Senin, 4 Juli 2022 14:00
Alami Cacat Genetik Parah, Bayi Hasil Hubungan Sedarah Meninggal Usai 2 Jam Dilahirkan
Bayi tersebut mengalami cacat genetik yang parah karena orangtuanya merupakan saudara kandung.

Dream - Seorang bayi laki-laki hasil dari hubungan inses atau sedarah meninggal dunia dua jam dilahirkan akibat mengalami kondisi medis yang serius.

Dikutip dari Daily Star, bayi malang asal Dustlik, Uzbekistan, yang lahir pada 4 Juni 2022 itu mengalami cacat genetik yang parah karena orangtuanya merupakan saudara kandung.

" Ia dilahirkan dengan ichthyosis bawaan yang parah, serta cacat lahir lainnya yang mengancam jiwa," kata Kementerian Kesehatan Uzbekistan.

1 dari 3 halaman

Ichthyosis congenita merupakan sebuah penyakit bawaan yang menyebabkan kulit di seluruh tubuh menjadi kering, pecah-pecah, dan bersisik tebal.

Ibunya, lahir pada tahun 1994, sedang hamil 35 minggu dan empat hari ketika dia melahirkan anak laki-laki dengan panjang 47 sentimeter.

Bayi tersebut adalah anak ke duanya, yang pertama lahir dari suami sebelumnya, dan kehamilannya normal.

2 dari 3 halaman

Meski para dokter telah memberikan penanganan terbaik, sayangnya bayi tersebut hanya bertahan dua jam 10 menit setelah lahir ke dunia.

Dalam kebanyakan kasus, anak-anak dilahirkan dengan berbagai cacat genetik karena pernikahan kerabat dekat.

" Khususnya, karena keluarga seperti itu, anak yang belum lahir dapat mengembangkan penyakit berbahaya seperti keterbelakangan mental bawaan, kelainan kromosom, sindrom Down, keterbelakangan mental dan fisik yang parah," jelas Kemenkes Uzbekistan.

3 dari 3 halaman

Oleh karean itu, Kemenkes Uzbekistan meminta anak muda yang ingin menikah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

" Pertama-tama menjalani pemeriksaan kesehatan, dan kemudian memulai hidup baru, untuk menghindari pernikahan antara kerabat dekat."

Beri Komentar