Anak Bawah 12 Tahun di Jakarta Sudah Boleh Masuk Tempat Wisata

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 20 Oktober 2021 14:32
Anak Bawah 12 Tahun di Jakarta Sudah Boleh Masuk Tempat Wisata
Syaratnya harus didampingi orangtua sudah divaksin.

Dream - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membolehkan anak usia bawah 12 tahun untuk masuk ke tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Syaratnya, anak harus didampingi orangtua yang sudah divaksin.

Ketentuan baru ini dituangkan dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1245 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2021. Keputusan tersebut ditandatangani Gubernur Anies Baswedan pada 18 Oktober 2021 dan berlaku efektif mulai 19 Oktober 2021.

" Anak dengan usia di bawah 12 tahun diperbolehkan memasuki tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan syarat didampingi orangtua," demikian bunyi ketentuan tersebut.

Status DKI Jakarta resmi turun dari level 3 ke level 2. Penurunan ini ditetapkan Pemerintah Pusat setelah melihat capaian vaksinasi dosis pertama di Jakarta sudah lebih dari 50 persen.

 

1 dari 5 halaman

Selama dalam status level 2, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah diharuskan sudah divaksinasi minimal satu dosis. Itu dibuktikan dengan sertifikat vaksin yang tercantum dalam PeduliLindungi.

Sedangkan PeduliLindungi menjadi aplikasi wajib untuk kebutuhan skrining. Setiap fasilitas umum mulai dari area publik, taman umum, tempat wisata dan tempat lain diharuskan menyediakan QR Code yang akan dipindai pengunjung maupun pengelola.

Tempat wisata dapat beroperasi hingga pukul 21.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 25 persen. Setiap pengunjung maupun pengelola tempat wisata wajib menerapkan protokol kesehatan seperti diatur Kementerian Kesehatan atau kementerian maupun lembaga terkait.

2 dari 5 halaman

PPKM Diperpanjang Hingga 1 November 2021, DKI Jakarta Masuk Level 2

Dream - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali diperpanjang hingga 1 November 2021. Tetapi, semakin banyak daerah yang turun level.

Salah satu daerah yang ditetapkan turun level adalah DKI Jakarta. Setelah sekian PPKM ditahan di level 3, pada perpanjangan ini Jakarta berstatus level 2.

Penetapan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1, Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

" Khusus kepada Gubernur DKI Jakarta untuk wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria wilayah Level 2 yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kota Administrasi Jakarta Pusat," demikian bunyi diktum kesatu Inmendagri tersebut.

Dengan penurunan level ini, maka aktivitas masyarakat di DKI Jakarta dapat berjalan seperti daerah lain di level 2. Seperti Work From Office sektor non-esensial bisa 50 persen, pasar tradisional, pedagang kaki lima, tukang pangkas rambut, restoran, warung nasi diizinkan buka hingga pukul 21.00 dengan waktu makan maksimal 60 menit.

3 dari 5 halaman

Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Masuk Mal dan Bioskop

Selain itu, pusat perbelanjaan atau mal diizinkan buka hingga pukul 21.00. Jumlah pengunjung dibatasi maksimal 50 persen.

" Penduduk usia di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk dengan syarat didampingi orangtua," demikian isi instruksi tersebut.

Tempat bermain di pusat perbelanjaan atau mal juga sudah dibolehkan buka kembali. Syaratnya, orangtua harus mencatatkan nomor telepon dan alamat untuk kebutuhan tracing.

Tak hanya itu, kapasitas bioskop di DKI Jakarta ditingkatkan dari sebelumnya maksimal 50 persen menjadi 70 persen. Tetapi, hanya pengunjung kategori Hijau dan Kuning yang diizinkan masuk.

" Pengunjung usia di bawah 12 tahun diizinkan masuk dengan syarat didampingi orangtua," lanjut instruksi tersebut.

4 dari 5 halaman

Pelonggaran Baru PPKM: Anak Boleh Masuk Bioskop dan Waterpark Bisa Buka

Dream - Kebijakan PPKM masih tetap diberlakukan pemerintah dengan masa perpanjangan hingga 1 November 2021. Dengan perkembangan kasus yang cenderung menurun, pemerintah kembali membuat pelonggaran dari ketentuan PPKM.

Pada perpanjangan kali ini, Pemerintah menyatakan kapasitas bioskop dapat ditingkatkan menjadi 70 persen dan anak-anak dari semua umur sudah diizinkan ikut menonton. Namun pemberlakuan kebijakan ini hanya terbatas pada derah dengan status PPKM level 2 dan 1. 

" Kapasitas bioskop untuk kota level 2 dan 1 dapat dinaikkan menjadi 70 persen, dan untuk anak-anak diperkenenankan masuk bioskop," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi pers disiarkan Sekretariat Presiden.

Sebelumnya, kapasitas bioskop dibatasi maksimal 50 persen. Sedangkan anak-anak yang dibolehkan masuk hanya mereka usia 12 tahun ke atas.

Selain ke bioskop, Luhut juga menyatakan, anak usia bawah 12 tahun juga sudah bisa masuk destinasi wisata. Syaratnya, destinasi beroperasi di daerah level 2 dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta tetap dalam pendampingan orangtuanya.

" Uji coba tempat wisata di kabupaten kota level 3 akan ditambah sesuai dengan izin Kemenparekraf. Wisata air dapat dibuka pada kabupaten kota level 2 dan 1," ucap dia.

5 dari 5 halaman

Playground Sudah Boleh Buka

Tak hanya itu, Pemerintah juga mengizinkan tempat bermain (playground) yang beroperasi di mal Jawa-Bali untuk kembali beroperasi. Tetapi, izin ini hanya berlaku untuk playgroud di daerah PPKM Level 2 dan 1.

" Tempat permainan anak di mal atau pusat perbelanjaan boleh dibuka untuk kabupaten kota di level 2," kata Luhut.

Pengelola tempat bermain diwajbkan mencatat nomor telepon serta alamat orangtua dari anak yang bermain. Selain itu, waktu bermain anak juga harus dicatat untuk kepentingan tracing.

" Kami mensyaratkan tempat bermain anak harus mencatat nomor telepon dan alamat orang tua serta waktu anak bermain untuk kebutuhan tracing," kata dia.

Beri Komentar