Dari India, Penyakit Jamur Hitam Sudah Menyeberang ke Bangladesh

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 27 Mei 2021 11:00
Dari India, Penyakit Jamur Hitam Sudah Menyeberang ke Bangladesh
Bangladesh mendeteksi dua kasus penyakit jamur hitam.

Dream - Satu rumah sakit di Dhaka, Bangladesh, mendeteksi dua kasus jamur hitam yang telah dinyatakan sebagai epidemi di negara tetangga, India.

" Salah seorang pasien berusia 45 tahun, didiagnosis dengan penyakit jamur hitam yang dikenal sebagai mukormikosis pada 8 Mei. Pasien lainnya berusia 60 tahun, dikonfirmasi terinfeksi pada 23 Mei 2021," ungkap laporan surat kabar lokal Daily Star, mengutip pejabat Rumah Sakit Umum Birdem.

" Di lab kami, telah terkonfirmasi dua pasien dengan mukormikosis. Saat ini keduanya tengah dalam perawata dan kami mencoba mengontrol gula darah mereka," papar laporan tersebut mengutip Lovely Barai, profesor di Depertamen Mikrobiologi di RSU Birdem.

1 dari 3 halaman

Menurut Anadolu Agency, Selasa 25 Mei 2021, Departemen Kesehatan Bangladesh mengadakan pertemuan darurat tentang epidemi jamur hitam pada pekan lalu. Mereka mengirimkan peringatan diri kepada pejabat terkait di tingkat distrik.

Bangladesh berbagi perbatasan darat lebih dari 4.000 kilometer dengan India, yang merupakan perbatasan terpajang negara itu.

Hampir 10.000 orang di India telah terinfeksi jamur hitam dengan lebih dari 200 kematian. Sementara itu, otoritas kesehatan negara telah memberikan peringatakan penyakit jamur langka dengan tingkat kematian 50%.

 

2 dari 3 halaman

Kasus Jamur Hitam Bukan Fokus Utama

Berbicara kepada Anadolu Agency, Dr ABM Khurshid Alam, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Bangladesh mengatakan, mereka lebih memerhatikan Covid-19 bukan jamur hitam.

“ Biasanya jamur ada di air, tanah dan udara. Jadi target utama kami bukanlah pengobatan setelah infeksi. Justru kami lebih berkonsentrasi pada tindakan preventif agar tidak tertular,” ujar Alam.

Dia menambahkan, bagaimanapun penyakit itu tidak dalam kondisi yang mengkhawatirkan di Bangladesh.

“ Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar tidak menyebar di tengah pandemi global ini,” papar dia.

 

3 dari 3 halaman

Ketua Yayasan Dokter Bangladesh, Dr Md Shahed Rafi Pavel, mengatakan, meskipun kasus jamur hitam masih dalam tahap yang sangat awal dan tidak dalam keadaan yang mengkhawatirkan seperti di India, masalah ini harus ditangani dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam waktu dekat.

“ Saya berharap seiring mengatasi pandemi, pemerintah juga akan mengambil langkah yang diperlukan dari tingkat perkotaan hingga akar rumput tentang jamur,” ujar dia.

Negara itu sejauh ini mencatat 12.401 kematian akibat pandemi virus corona sementara total beban kasus mencapai 790.521, menurut catatan resmi pemerintah.

Sumber: Anadolu Agency

Beri Komentar