Dream - Sahur On The Road (SOTR) kerap dijalankan kaum muda saat Ramadan. Mereka mengisi waktu sahur dengan berkeliling kota.
Sayangnya, kegiatan ini kerap menimbulkan bentrokan antarkelompok. Seperti yang terjadi saat momen SOTR di Jalan Penjernihan Tanah Abang pada Senin dinihari kemarin.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi, mengatakan, sebanyak 13 orang menjadi korban akibat terkena senjata tajam. " Rata-rata luka kena senjata tajam," kata Suyudi saat dikonfirmasi di Jakarta.
Suyudi menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika ada sekelompok remaja menggelar SOTR dan melintas di Jalan Penjernihan. Pada saat berada di depan Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, mereka bertemu dengan kelompok lain.
Kelompok lain yang membawa bendera VOC tersebut ternyata sudah membekali diri dengan senjata tajam. Secara tiba-tiba, kelompok ini menyerang para remaja yang ada di depan TPU Karet Bivak.
" Kelompok korban kemudian mencoba menyelamatkan diri," ucap dia.
Selanjutnya, polisi segera melakukan penyirisan lokasi dan mengamankan empat orang. " Enggak ada penyebabnya, ketemu saja di jalan, langsung ditusuk-tusuk," kata Suyudi.
Dua orang, berinisial EP dan AF, telah ditetapkan sebagai tersangka. " Yang bawa senjata tajam ada dua. Saat ini ditahan," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim.