Bharada E Blak-blakan Kedekatan Putri Candrawathi Dan Brigadir J: Sering Tukeran HP Hingga Pergi Berdua (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dream - Kedekatan Putri Candrawathi dengan Brigadir J menjadi teka-teki selama perjalanan kasus pembunuhan mantan ajudan Ferdy Sambo itu.
Brigadir J merupakan ajudan Ferdy Sambo yang ditugaskan mendampingi Putri. Di sisi lain, Putri sempat menegaskan bahwa Brigadir J bukanlah ajudannya.
Teka-teki itu kembali muncul saat terkuaknya fakta dalam persidangan. Bharada E alias Richard Eliezer mengungkap bahwa ada handphone milik Putri yang ternyata dipegang oleh Brigadir J.
Hal itu terungkap saat Bharada E menjadi saksi kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Rabu 30 November 2022.
Awalnya hakim bertanya berapa handphone yang dimiliki Brigadir J.
" Berapa hp yang dipegang Yosua?," tanya hakim di PN Jaksel.
" Setahu saya dua. Dua hp pribadinya almarhum, satu hp-nya ibu Putri kalau tidak salah," kata Bharada E.
" Bagaimana?," tanya hakim memastikan.
" Ada dua hp pribadinya almarhum, sama yang satu hp-nya ibu Putri Candrawathi," jawab Bharada E.
" Berarti tiga?," tanya hakim.
" Tiga, kalau untuk hp-nya pribadi dua," tambahnya.
Hakim pun mendalami soal hp Putri mengapa bisa dipegang oleh Brigadir J.
" Yang satu dikasih Putri Candrawathi?," tanya hakim.
" Saya tidak tahu juga kenapa, tapi itu hp-nya Bu Putri Candrawathi, cuma diberikan untuk almarhum," kata Bharada E.
" Tahu dari mana?," timpal hakim.
" Bang Yos yang bilang," ujarnya.
" Saat di Magelang, ketiganya dibawa?" tanya hakim.
" Kalau di Magelang saya cuma lihat biasanya dua yang dipegang itu, yang satu terakhir hp ibu Putri Candrawathi itu dipakai putar lagu waktu dari Magelang sampai di Jakarta," katanya.
" HP Putri Candrawathi kan dipegang Yosua? Ini sudah dipegang Putri Candrawathi lagi?" tanya hakim menegaskan.
" Iya waktu di Magelang saya lihat hp itu dipakai untuk putar lagu," jawab Bharada E
" Dipegang Putri Candrawathi?," tanya hakim.
" Ibu Putri Candrawathi," kata Bharada E.
Hakim pun merasa heran, mengapa Brigadir J bisa memegang hp Putri Candrawathi.
" Antara Yosua dan Putri Candrawathi bisa bertukar hp gitu?" tanya hakim.
" Saya tidak tahu," jawab Bharada E
" Tukar nomor sudah biasa. Ini bertukar hp, lebih sering dibawa Putri Candrawathi apa Yosua (hp-nya)?" tanya hakim.
" Setahu saya Yosua," kata Bharada E.
Dalam kesaksiannya, Bharada E juga mengungkap jika Putri dan Brigadir J cukup sering pergi berdua tanpa didampingi ajudan lain.
Awalnya hakim mencecar Bharada E tentang tugas Brigadir J selama ini yang sebelumnya sempat disebut Putri hanya merupakan driver. Secara tegas, ia menjawab Brigadir J juga bertugas sebagai ajudan Putri.
" Korban ini sebagai ajudan atau sebagai driver?" tanya hakim.
" Merangkap yang mulia," tutur Bharada E
" Tidak ada driver khusus saudara PC?" cecar hakim.
" Tidak ada yang mulia," ungkap Bharada E
" Jadi korban driver sekaligus ajudan?," tanya hakim lagi.
" Siap," jawabnya.
Hakim kemudian menanyakan apakah Brigadir J dan Putri kerap bepergian berdua. Bharada E pun membenarkan hal tersebut.
" Jadi dalam kegiatan rutin sehari-harinya mereka berdua selalu pergi berdua saja?" tanya hakim.
" Siap," kata Bharada E
" Tidak ada orang lain yang mendampingi walaupun ada saudara?" cecar hakim.
" Tidak ada yang mulia," tegas Bharada E
Lebih lanjut, hakim bertanya mengenai seberapa dekat hubungan Brigadir J dengan Putri. Bharada E menuturkan keduanya memang terlihat suka saling bercanda.
" Kedekatan antara korban dengan PC seberapa dekat?" tanya hakim.
" Dekat yang mulia," tutur Bharada E
" Artinya suka bercanda saudara PC seperti itu?," tanya hakim lagi.
" Iya yang mulia," papar Bharada E