Kelakukan Fashionista Usir Bosan di Rumah Aja, Syahrini Mah Lewat!

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 17 April 2020 15:24
Kelakukan Fashionista Usir Bosan di Rumah Aja, Syahrini Mah Lewat!
Sungguh kelewat kreatif nih!

Dream – Virus corona covid-19 telah memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat. Demi memutus rantai penyebarannya, masyarakat diharuskan berdiam diri dirumah. Tentu saja hal tersebut menimbulkan kebosanan.

Namun, justru hal menarik muncul dibalik rasa bosan yang menghantui. Dengan gaya hidup fashionista namun tak lepas dari karantina, orang-orang mulai menciptakan kreatifitasnya sendiri.

Fashion karantina adalah hobi baru untuk menghilangkan kebosanan. Meskipun terlihat jauh berbeda dari aslinya, namun hal ini malah menjadi ajang untuk menunjukkan kreatifitas.  

1 dari 7 halaman

Dengan hastag home couture, George Serventi dalam akun instagramnya, mengajak orang-orang untuk menciptakan kreatifitasnya. Dengan mennggunakan bahan yang ada di rumah masing-masing kemudian mengubahnya sesuai fashion yang mereka inginkan.

Hal itu pun disambut antusias oleh penggemarnya. Mereka pun ikut memberikan hasil dari kreatifitasnya.

Fashion unik

2 dari 7 halaman

Seorang pria menggunakan kain panjang berwarna merah muda dan sebuah kain putih, untuk membuat ia mirip dengan seorang model yang sedang berjalan di catwalk. 

Fashion

3 dari 7 halaman

Tak jauh berbeda, seorang wanita yang menggunakan potongan kardus untuk membuat dirinya mirip dengan model di catwalk.

Fashion

 

4 dari 7 halaman

Seorang wanita yang menggunakan kantong plastik dan topi sebagai perpaduan kostumnya pun tampak menarik. 

Fashion

5 dari 7 halaman

Seorang pria dengan menggunakan selimut putih yang melapisi tubuhnya ditambah dengan topi berwarna abu, terlihat lucu saat ia mencoba mengikuti gaya seorang model catwalk. 

Fashion

6 dari 7 halaman

Seorang tampak mirip dengan model yang menjadi tiruannya. Dengan menggunakan dua kaleng minuman yang dililitkan dengan plastik bening dikepalanya. Tak lupa ia juga menggunakan selimut polkadotnya serta tambahan bibir merah yang tebal. 

Fashion

 

7 dari 7 halaman

Wabah corona covid-19, juga memberikan dampak signifikan pada industri global. Tak terkecuali industri mode dunia. The Guardian melaporkan penjualan mode global diprediksi turun 30 persen, dengan pasar kelas atas menghadapi penurunan hingga 40 persen.

Menurut WWD (Women’s Wear Daily), merek besar mengalami dampak yang parah. Grup Arcadia memotong bayaran sebesar 50 persen untuk para eksekutifnya. Raksasa Italia, Gucci menutup 6 lokasi produksinya sebagai langkah pencegahan. Ralph Lauren memecat karyawan ritel dan eksekutif perusahaan hingga 1 Juni. Kepala desainer bahkan memutuskan untuk melepaskan seluruh gajinya untuk tahun fiskal 2021 dan bonus fiskal tahun 2020.

Banyak perusahaan yang menutup usaha mereka sebagai respons terhadap pandemi. Di antaranya seperti penutupan sementara di AS yang telah diumumkan oleh Macy, H&M, Nordstrom, Nike, dan Apple. Wabah covid-19 telah merusak kepercayaan konsumen untuk banyak merek. Jadi, untuk mendapatkan pelanggan kembali, merek-merek tersebut melakukan banyak penjualan online.

(Sumber: boredpanda.com)

Beri Komentar