Foto : Pixabay
Dream - Pandemi Covid-19 di India memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Hindustan. Dilansir dari USA Today, sepanjang 24 jam terakhir, negara di Asia Selatan itu mencatatkan 412.000 kasus dan hampir 4.000 kematian harian, rekor tertinggi di dunia.
Setiap hari, media lokal mengabarkan ratapan keluarga yang kehilangan kerabatnya maupun rumah sakit yang kehabisan oksigen.
Hal ini membuat orang-orang beralih ke semua jenis pengobatan tradisional dalam upaya untuk mencegah virus. Uniknya, dalam kondisi ini, seorang anggota parlemen India meyakini bahwa urine atau air kencing sapi dapat menangkalnya.
Selengkapnya simak ulasannya berikut ini!

Dilansir dari Dailystar, seorang anggota parlemen India bernama Surendra Singh meminum air kencing sapi yang dipercaya sebagai obat untuk mencegah Covid-19.
Anggota Parlemen dari MLA Partai Bharatiya Janata, provinsi Uttar Pradesh itu mengunggah video saat menenggak satu gelas " gaumutra" , demikian dia menyebutnya, yang dia klaim sebagai rahasia kesehatannya.

Dalam video, anggota parlemen itu terlihat sedang mendemonstrasikan cara meracik minuman kencing sapi. Untuk meraciknya, Ia hanya memerlukan dua sampai tiga takar urine sapi yang dicampur dalam segelas air putih.
Singh menyarankan peminum urine untuk menelannya saat perut kosong. Selain itu, dia juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi apa pun selama setengah jam. Hal tersebut dimaksudkan agar urine sapi bekerja dengan sempurna dan berkhasiat.

Lebih lanjut, ia juga menyarankan para ahli kesehatan untuk membeli urine sapi merek Patanjali jika mereka tidak dapat mengambil air seni sapi secara langsung. Merek tersebut menyediakan berbagai jenis produk seperti air urine sapi yang bisa langsung diminum atau dikemas dalam bentuk kapsul untuk menghilangkan baunya.
Ia mengklaim bahwa produk tersebut membunuh racun di dalam tubuh. Selain itu pengobatan itu juga dinilai efektif untuk mengobati berbagai penyakit mulai dari obesitas, kanker hingga penyakit ginjal dan hati.
Tak sampai di sana, Singh juga mengklime jika urine sapi yang sedang hamil sangat efektif digunakan sebagai obat untuk penderita diabees. Ia juga merekomendasikan para penonton videonya untuk makan kunyit panggang secara teratur demi gaya hidup sehat.
Keyakinan ini salah satunya dipicu oleh para petinggi dari partai Perdana Menteri India Narendra Modi, Partai Bharatiya Janata (BJP). Pemimpin BJP di negara bagian Assam ini mengatakan bahwa urine dan tinja sapi bisa melawan Virus Corona di sebuah pertemuan.
Meski begitu, para ahli mengatakan bahwa urine hingga kotoran sapi yang kerap dianggap sebagai media pengobatan tradisional tak bisa mengobati Covid-19.
“ Tak ada penelitian ilmiah yang menyatakan bahwa pengobatan tradisional semacam itu bisa mencegah Virus Corona,” ujar virologis dan peneliti pengobatan tradisional, Debprasad Chattopadhyay di lansir dari Liputan6.com.
“ Kotoran dan urine sapi adalah material sisa, tak ada penelitian yang menyatakan bahwa keduanya baik untuk tubuh kita,” tambahnya.