Tak Terima Dipecat, Operator Ekskavator Ngamuk Hancurkan Deretan Rumah Mewah di Pinggir Danau Terkenal

Reporter : Sugiono
Rabu, 3 Agustus 2022 08:46
Tak Terima Dipecat, Operator Ekskavator Ngamuk Hancurkan Deretan Rumah Mewah di Pinggir Danau Terkenal
Tampak ekskavator berwarna merah menghancurkan sebuah rumah mewah yang dikenal sebagai tempat peristirahatan orang kaya dan terkenal.

Dream - Berhenti dari pekerjaan akibat dipecat alias Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi sebagian orang memang terasa pahit dan menyakitkan.

Para korban PHK ini tidak hanya kehilangan mata pencaharian, tapi juga menanggung rasa malu terhadap teman-teman satu perusahaan.

Tidak jarang, mereka yang dipecat oleh majikan akan melakukan aksi balas dendam yang terkadang justru malah merugikan.

1 dari 5 halaman

Baru-baru ini seorang operator ekskavator yang tidak terima dipecat majikan melampiaskan kejengkelan dengan cara yang brutal.

Operator ekskavator dari Kanada ini membalas dendam dengan menghancurkan beberapa rumah mewah di Muskoka Marina.

Video pengrusakan rumah mewah di pinggir Danau Rosseau tersebut diunggah netizen bernama aDon Tapscott di akun Twitter @dtapscott.

2 dari 5 halaman

Operator ekskavator berusia 59 tahun itu melakukan pengrusakan rumah mewah dan didenda US$5.000 atau sekitar Rp74,4 juta akibat perbuatannya itu.

Tak terima dipecat, karyawan robohkan rumah majikan.© Cuplikan Video Twitter

Dalam video berdurasi menggunakan 34 detik tampak ekskavator berwarna merah menghancurkan sebuah rumah di Muskoka Marina yang dikenal sebagai tempat peristirahatan musim panas populer bagi orang kaya dan terkenal di Ontario.

Tak terima dipecat, karyawan robohkan rumah majikan.© Cuplikan Video Twitter

Petugas polisi yang tiba di tempat kejadian tepat setelah jam 9 malam menemukan 'kerusakan signifikan' pada beberapa rumah di pinggir danau tersebut.

3 dari 5 halaman

Awalnya polisi kesulitan mengungkap pelaku pengrusakan beberapa rumah di perumahan mewah tersebut. Baru setelah videonya menjadi viral di Twitter, pelaku berusia 59 tahun itu berhasil diidentifikasi.

Tak terima dipecat, karyawan robohkan rumah majikan.© Cuplikan Video Twitter

Saat ini, pelaku sedang menunggu giliran untuk menjalani sidang di pengadilan lokal. Jika terbukti bersalah, dia akan menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi.

“ Tidak disangka dia nekat melakukannya. Sungguh tak bisa dipercaya sesuatu seperti itu bisa terjadi ... sungguh seperti fiksi," kata Geordie Newlands, pemilik SWS Muskoka Marina.

4 dari 5 halaman

Geordie memastikan besarnya kerugian yang ditanggung oleh perusahaannya akibat pengrusakan tersebut mencapai jutaan dolar Amerika.

Tak terima dipecat, karyawan robohkan rumah majikan.© Cuplikan Video Twitter

Meskipun polisi maupun pemilik rumah yang rusak tidak mau berspekulasi tentang motif pelaku, video viral yang diposting di Twitter menunjukkan bahwa itu mungkin ulah mantan karyawan yang tidak puas.

Sumber: OddityCentral

5 dari 5 halaman

 

Beri Komentar