(time.com)
Dream - Setelah dunia maya heboh oleh soal ujian anak SD yang bikin pusing orang dewasa, kini muncul kejeniusan seorang remaja dalam menjawab soal ujian.
Sebelumnya sebuah soal ujian matematika dalam bentuk cerita dianggap terlalu sulit untuk seorang anak SD usia 7 tahun
Tetapi, jika mereka cerdas, seperti remaja asal Inggris ini, mereka seharusnya tidak memiliki masalah dalam menjawab soal.
Seorang remaja menemukan cara 'curang' dalam menjawab soal ujian matematika tanpa melanggar aturan sama sekali dan cara dia melakukannya termasuk jenius.
Remaja tersebut menjawab soal yang memintanya menulis angka satuan, puluhan dan ratusan dari salah satu angka yang sudah ditentukan.
Soal pertama meminta remaja tersebut menulis sebuah angka dengan angka 1 sebagai angka ratusan, yang dijawab remaja itu dengan angka 111.
Kemudian soal berikutnya meminta dia menulis sebuah angka dengan angka 6 sebagai angka puluhan, yang dia jawab dengan angka 666.
Demikian pula ketika diminta untuk menulis sebuah angka dengan angka 2 sebagai angka satuan. Dia menjawab dengan angka 222.
Selanjutnya, dia diminta menulis sebuah angka dengan angka 3 sebagai angka ratusan yang dijawabnya dengan angka 333.
Dari cara dia menjawab, remaja itu sepertinya tidak mau ambil pusing. Yang penting ada angka yang menjadi angka satuan, puluhan, dan ratusan dari soal-soal yang ditanyakan.
Dan jawaban dia tetap benar dan tidak mengandung kesalahan sama sekali. Banyak yang menyebut cara dia menjawab tersebut sebagai jenius.
Lembar jawaban remaja itu kemudian diambil gambarnya oleh saudaranya dan diunggah ke situs berbagi foto Imgur.
(Sumber: Mirror.co.uk)
© Dream
Dream - Untuk kesekian kalinya, sebuah soal ujian untuk anak SD membuat bingung orang dewasa. Kali ini tentang soal cerita mata pelajaran matematika untuk murid-murid Tahun Kedua (usia 7 tahun) di Inggris.
Soal tersebut berbunyi demikian, " Ada beberapa penumpang di sebuah gerbong kereta api. 19 dari penumpang-penumpang itu kemudian turun. Namun ada 17 penumpang lain yang naik. Sekarang jumlah total penumpang ada 63 orang."
Pertanyaannya, berapa orang penumpang sebelum kereta itu menurunkan penumpang pertamanya? Ketika dibagikan di media sosial, banyak yang mengaku bingung dengan jawaban yang benar dari soal tersebut. Salah satunya adalah Louise Bloxham yang menulis jawabannya di Twitter.
Dengan menulis komentar dibawah cuplikan gambar soal itu, Bloxham mengatakan jika ada yang menjawab jumlahnya 65 orang, maka itu jawaban yang salah.
" Yang tepat adalah 46 orang," tulis Bloxham. Tapi benarkah jawaban pemilik handle @LouiseBloxham itu?
Pengguna internet lainnya tampaknya tidak setuju dengan jawaban Bloxham. Untuk menghitung jumlah penumpang awal, kita harus menghitung mundur.
Jadi, 63 orang dikurangi 17 penumpang yang naik kereta api sehingga didapat 46 penumpang (jawaban Bloxham). Kemudian, 46 orang itu ditambahkan dengan 19 penumpang yang turun di pemberhentian pertama. Sehingga jawaban akhirnya adalah 65 orang.
Bagaimana dengan jawaban Anda?
Sumber: Mirror.co.uk
© Dream
Dream - Sebuah soal ujian yang dirancang untuk murid tahun Kedua (sekitar usia 6 tahun) membuat para orangtua garuk-garuk kepala.
Dalam soal tentang ejaan, tanda baca dan tata bahasa itu, murid-murid hanya perlu memberi centang pada jawaban yang benar.
Namun ketika membaca salah satu soal dan pilihan yang harus dicentang, murid-murid, bahkan para orang tua sekalipun, akan bingung menjawabnya.
Soalnya seperti ini:
Centang kata yang tepat untuk melengkapi kalimat di bawah ini.
Kami akan pergi ke bioskop _____ taman hari ini?
Pilihan jawaban dari soal tersebut terdiri dari 'atau', 'tapi' dan 'dan'. Mungkin kita bisa menyingkirkan kata 'tapi', karena jika dimasukkan, arti kalimatnya menjadi janggal.
Namun jika kita masukkan 'dan' atau 'atau' maka kalimat itu akan terdengar masuk akal. Yang menjadi masalah di sini adalah, beberapa murid yang menjawab 'dan' tetap disalahkan.
Salah satu orang tua murid yang protes adalah Fiona Pullen yang mengungkapkan kekesalannya di Twitter.
" Lagi-lagi ujian yang tak masuk akal. Putriku di kelas Tahun Kedua disalahkan karena menjawab 'dan'. Sekolah ini dibayar mahal untuk mengadakan ujian ini. Seharusnya kalian memeriksa soal-soal secara lebih teliti. Aku tidak menyalahkan para guru - putriku hanya mengikuti skema soal."
Pullen kemudian bertanya kepada Sekretaris Pendidikan Inggris, Nicky Morgan, dengan mengirim tweet kepadanya.
" Bisakah Anda tunjukkan mengapa jawaban 'dan' salah?"
Sampai saat ini Morgan belum memberikan jawaban kepada Pullen. Namun seorang netizen mencoba meredam ketegangan dengan membuat lelucon tentang jawaban 'dan' yang dianggap salah.
" @fiona752 @MichaelRosenYes Tapi pergi ke bioskop 'dan' ke taman dalam satu hari membuat putri Anda tidak punya waktu untuk belajar ujian ini," tulis @acolourfulgirl.
Sementara kampanye Let Our Kids Be Kids menyuarakan keprihatinan terhadap sistem pendidikan yang lebih mementingkan hasil ujian dan rangking, daripada sistem pembelajaran yang menyenangkan bagi pelajar.
(Ism, Sumber: Metro.co.uk)
© Dream
Dream - Soal matematika kembali menjadi berita heboh di dunia maya. Kali ini soal matematika untuk tes masuk SD di Hong Kong.
Dalam soal itu sebuah mobil berada di baris kedua dari kanan, di sebuah tempat parkir yang terbagi menjadi enam ruas.
Dari kiri ke kanan, masing-masing ruas itu diberi angka 16, 06, 68, 88, mobil, lalu 98.
Tugas Anda hanya menyebut angka yang tertutup oleh mobil. Anda juga diharapkan bisa menjawab dalam waktu kurang dari 20 detik.
Soal ini sempat membuat heboh karena banyak orang yang bingung dengan soal ujian masuk siswa kelas 1 SD, yang rata-rata masih 6-7 tahun.
Banyak yang mengira soal tersebut memerlukan logika atau aljabar untuk menemukan jawaban yang tepat.
Namun, bagi anak-anak, yang bisa melihat segala sesuatu dari berbagai sudut dengan menggunakan imajinasinya, mampu menjawab soal itu dengan mudahnya.
Caranya? Hanya membalik soal ujian sehingga urutannya berubah menjadi 86, mobil, 88, 89, 90, 91.
Dengan demikian, jawaban yang benar sudah bisa ditebak dengan tepat.