Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Sepanjang hidup, seorang Muslim diharuskan menjauhi segala dosa. Khususnya dosa-dosa yang tergolong besar.
Salah satu dosa besar adalah zina. Perbuatan ini sangat dilarang Allah dan termasuk keji.
Zina sangat terkait dengan hawa nafsu. Apalagi di kalangan anak-anak.
Dewasa ini, pergaulan anak muda cukup bebas. Mereka pun kerap jadi penasaran dengan hal-hal baru.
Para orangtua tentu tak ingin buah hatinya terjerumus dalam zina. Sehingga semua ingin melindungi anak-anaknya.
Orangtua memberikan pemahaman sebaik mungkin pada anaknya agar menjauhi perzinaan. Namun demikian, tentu para orangtua tidak bisa memberikan perlindungan sepenuhnya kepada anak, terutama ketika mereka berada di luar rumah.
Karena itu, sangat dianjurkan bagi para orangtua mengamalkan doa ini.
اللَّهُمّ اغْفِرْ ذَنْبَهُ وَطَهِّرْ قَلْبَهُ، وَحَصِّنْ فَرْجَهُ
Allahummaghfir dzanbahu wa thahhir qalbahu wa hashshin farjahu.
Artinya,
" Ya Allah, ampunilah dosanya, bersihkan hatinya dan jagalah kemaluannya."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Melepas anak belajar di pesantren memang berat rasanya bagi orangtua. Ini wajar, mengingat anak selalu ada dalam kehidupan orangtua sejak mereka lahir dan tumbuh.
Namun demikian, para orangtua perlu paham memondokkan anak akan lebih banyak manfaatnya. Anak akan tumbuh menjadi pribadi berakhlak dan berpengetahuan agama yang mumpuni.
Yakinlah, memasukkan anak ke pesantren adalah pilihan tepat. Karena lulusan pesantren akan memiliki perbedaan besar dari anak kebanyakan.
Yang lebih membanggakan jika mereka bisa menebarkan pengetahuan di pesantren kepada umat. Sehingga manfaatnya tidak hanya untuk mereka namun seluruh umat.
Bunda, ketika merasa berat melepas anak mondok, iringilah doa ini. Agar kelak anak membawa manfaat bagi umat.
Allahummamla' quluba auladina nuran wa khikmatan wa ahlihim liqabuli ni'matin wa ashlihhum wa ashlih bihimul ummah.
Artinya:
" Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka."
Sumber: Iqra.id.