Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam menjalani hidup, tentu ada banyak perkara terjadi. Baik yang sifatnya rutin maupun insidentil atau kadang terjadi.
Tidak jarang, kita berhadapan pada kondisi harus mengambil keputusan. Tidak hanya untuk perkara yang hanya berkaitan untuk diri sendiri namun juga banyak orang.
Dalam mengambil keputusan, seringkali kita perlu mempertimbangkan banyak hal. Ini semata agar keputusan yang kita ambil tepat.
Pertimbangan tersebut seringkali membuat kita ragu untuk memutuskan sesuatu. Karena ada kecenderungan kita untuk condong pada titik tertentu.
Agar mendapat kemantapan dalam mengambil keputusan, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut kerap dibaca Nabi Syuaib AS dan tercantum dalam Surat Al A'raf ayat 89.

Wa syi'a rabbuna kulla syaiin 'ilma, 'alallahi tawakkalna, rabbanaftakh bainana wa baina qaumina bilhaqqi wa anta khoirul fatikhin.
Artinya,
" Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu, kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi Keputusan yang sebaik-baiknya."
Dream - Pengajian merupakan aktivitas yang begitu lekat dengan umat Islam. Tidak terkecuali bagi umat Islam Indonesia.
Di kawasan Jabodetabek, pengajian digelar hampir setiap hari. Ada yang berlangsung pagi, siang, atau malam. Beberapa masjid juga menggelar pengajian berdasarkan rentang usia mulai dari remaja, kaum muda, bapak-bapak maupun ibu-ibu.
Ada juga pengajian yang digelar oleh suatu majelis atau perkumpulan pimpinan ulama tertentu. Biasanya digelar dengan cara berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain.
Pengajian menjadi salah satu wadah menuntut pengetahuan pada umat Islam. Juga untuk mendapatkan hikmah dan kearifan.
Ketika pengajian akan selesai, kita dianjurkan membaca doa karafatul majelis agar segala kesalahan yang terjadi dapat diampuni Allah. Setelah itu, dianjurkan pula membaca doa ini agar pengetahuan yang kita dapatkan menjadi berkah.

Ya dzal malakuti wal jabaruti wal 'izzati wal kibriyai was sulthani wal qudrati ashlihli qalbi wa 'amalii wa niyyati wa sirri wa 'alaniyyati wa barikli fimaa razaqtani wa munna 'alayya bil 'afiyati min balaid dunya wal akhirati.
Artinya,
" Wahai Dzat Yang Memiliki kerajaan alam malakut dan jabarut, dan memiliki kemuliaan, kesombongan, keagungan, kerajaan dan kekuasaan, perbaikilah hatiku, amalku, keadaan rahasiaku dan keadaan terang-teranganku. Dan berkahilah padaku apa yang Engkau rezekikan padaku dan anugerahilah aku dengan keselamatan dari bahaya dunia dan akhirat."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Makan tidak sekadar kebutuhan pokok manusia. Makanan juga menjadi kenikmatan tersendiri.
Memang fungsi utama makanan adalah sumber energi. Tetapi, kita seringkali merasa gembira ketika ada makanan, rasanya seperti sedang dapat berkah.
Makanan juga merupakan rezeki bagi kita. Lebih dari itu, makanan juga bisa menjadi sumber persatuan antar-manusia.
Makanan yang dibeli dengan uang sendiri rasanya memang nikmat. Namun demikian, kita mungkin pernah mendapat rezeki dari orang lain.
Ketika sedang lapar, ada teman yang mentraktir makan. Rasanya sangat bahagia mendapat traktiran tersebut.
Tentu kita dianjurkan berdoa sebelum makan. Tak ketinggalan, sebagai wujud terima kasih, dianjurkan membaca doa ini untuk membalas kebaikan orang yang mentraktir kita.

Allahumma barik lahum fi ma razaqtahum waghfir lahum warhamhum.
Artinya,
" Ya Allah, berkatilah mereka pada nikmat yang Kau anugerahkan kepada mereka. Ampuni dan rahmatilah mereka.