Doa Bercermin dan Artinya, Dilengkapi Adab Berdandan Menurut Islam

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 20 April 2022 20:00
Doa Bercermin dan Artinya, Dilengkapi Adab Berdandan Menurut Islam
Doa bercermin dibaca dengan harapan agar selain wajah yang rupawan, juga memiliki akhlak yang mulia.

Dream - Bercermin atau melihat diri sendiri dilakukan agar penampilan tampak sempurna di hadapan orang lain. Cermin memantulkan potret diri kita, sehingga kita bisa mengoreksi apakah penampilan sudah rapi atau belum.

Bagian tubuh yang paling mendapat perhatian ketika bercermin adalah wajah. Bagi kaum perempuan, melihat wajah sendiri yang cantik tentu menimbulkan perasaan bahagia. Apalagi jika sudah berdandan rapi, rasa percaya diri muncul setelah melihat wajah sendiri di cermin.

Memiliki wajah cantik nan bersih wajib disyukuri. Namun memiliki kecantikan alamo juga perlu diwaspadai sebab bisa saja berbalik menjadi cobaan yang berat.

Maka dari itu, ketika sedang bercermin alangkah baiknya membaca doa. Doa bercermin dibaca dengan harapan agar tidak hanya wajah saja yang cantik, melainkan juga akhlaknya. Doa bercermin dan artinya dibaca setiap kali sedang berdandan, atau setiap kali melihat diri ke dalam cermin.

Berikut bacaan doa bercermin dan artinya yang perlu kamu baca setiap berdandan di depan cermin.

1 dari 4 halaman

Doa Bercermin dan Artinya

Ilustrasi© Shutterstock.com

Untuk mendapat penampilan yang rapi kita rela menghabiskan waktu berdandan. Sementara berdandan akan sulit dilakukan jika tanpa cermin.

Ketika melihat cermin saat berdandan, dianjurkan membaca doa bercermin dan artinya. Tujuannya adalah supaya dapat mengantarkan seseorang menuju kesempurnaan perilaku dan akhlak, bukan hanya sebatas tampilan fisik.

اَللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ

Allahumma kama hassanta khalqi fahassin khuluqi.

Artinya:

“ Ya Tuhanku, sebagaimana telah Kau baguskan kejadianku, maka baguskanlah perangaiku.”

2 dari 4 halaman

Adab Berdandan Menurut Islam

Doa bercermin dan artinya juga perlu diiringi dengan adab berdandan yang sesuai menurut Islam. Berdandan atau berhias adalah salah satu cara berpenampilan dengan memerhatikan unsur keindahan. Mengingat Allah Swt adalah Tuhan Yang Maha Indah dan menyukai keindahan. Nabi Saw bersabda, “ Sesungguhnya Allah itu indah lagi menyukai keindahan,” (HR. Muslim).

Inilah mengapa berdandan tidak hanya sekedar demi penampilan yang paripurna, melainkan juga membersihkan diri agar senantiasa bersih dalam beribadah. Adapun adab berdandan bagi perempuan dan laki-laki menurut Islam adalah sebagai berikut:

1. Tidak Boleh Israf

Agama Islam melarang untuk berperilaku israf atau berlebih-lebihan dalam hal apapun, termasuk dalam berdandan dan berpakaian.

Berdandan sebenarnya diperbolehkan saja oleh Allah Swt, selama yang dilakukannya tidak berlebih-lebihan. Sebagaimana firman Allah Swt dalam Surat Al A'raf ayat 31:

۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ࣖ

Yaa banii aadama khuzu ziinatakum 'inda kulli masjidiw wa kulu wasyrabu wa laa tusrifu, innahu laa yuhibbul-musrifiin.

Artinya:

“ Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

3 dari 4 halaman

2. Tidak Boleh Tabbaruj

Sementara itu, adab berdandan dalam Islam juga melarang adanya tabarruj atau menampakkan kecantikan dan ketampanan kepada orang lain secara berlebihan terlebih kepada yang bukan mahram.

Allah SWT melarang hamba-Nya untuk bersikap tabarruj sebagaimana tertuang dalam firman-Nya Surat Al Ahzab ayat 33:

وَقَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْاُوْلٰى وَاَقِمْنَ الصَّلٰوةَ وَاٰتِيْنَ الزَّكٰوةَ وَاَطِعْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۗاِنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ اَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًاۚ

Wa qarna fii buyutikunna wa laa tabarrajna tabarrujal-jaahiliyyatil-ulaa wa aqimnas-salaata wa aatiinaz-zakaata wa ati'nallaaha wa rasulah, innamaa yuriidullaahu liyuz-hiba 'angkumur-rijsa ahlal-baiti wa yutahhirakum tat-hiiraa

Artinya:

“ Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

4 dari 4 halaman

3. Menutup Aurat

Adab yang perlu diperhatikan dalam berdandan menurut Islam adalah harus memerhatikan aurat. Menutup aurat hukumnya wajib bagi seorang Muslim. Aurat tak boleh diperlihatkan kepada yang bukan mahram. Karena aurat yang terlihat akan menimbulkan rasa malu. Agama Islam sangat menganjurkan kepada pemeluknya untuk tetap menjaga aurat, terlebih bagi kaum perempuan.

Rasulullah SAW bersabda, “ Tidak boleh seorang pria melihat aurat pria lainnya, dan tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita lainnya.” (HR Muslim)

Itulah bacaan doa bercermin dan artinya serta adab dalam berdandan menurut Islam yang perlu diketahui. Mengikuti perkembangan zaman sah-sah saja termasuk dalam hal fashion. Akan tetapi pastikan mode yang diikuti masih sesuai dengan syariat Islam.

Sebagai penutup, jangan lupa untuk selalu membaca doa bercermin dan artinya agar Allah menghindarikan diri kita dari kesombongan yang selalu mengintai.

Beri Komentar