Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Hati-hati dalam beramal. Karena ada bahaya riya mengintai. Wejangan itu sering kita dengar dari para pendakwah, ustaz, atau guru mengaji kita.
Riya adalah salah satu penyakit hati yang harus dihindari. Dampaknya sangat besar terhadap catatan amal kita. Ini merupakan syirik kecil karena membuat kita lupa sejenak kepada Allah.
Kita tergoda untuk mengunggulkan diri dalam beramal, sehingga muncul kesombongan. Hal ini bisa tanpa sadar kita lakukan dalam segala situasi. Apalagi ketika kita bersedekah, bisa muncul dorongan diri lebih unggul dibandingkan yang lain.
Potensi ini sebisa mungkin dihindari. Jikapun sulit, maka pasrahkan pada Allah.
Kemudian segera memohon ampunan dengan membaca lafal doa istighfar ini.

Allahumma inni astagfiruka min kulli 'amalin aradtu bihi wajhaka fakholathoni fihi ma laisa laka.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon ampunan kepada-Mu dari setiap amal yang aku tujukan hanya kepada-Mu namun kemudian di dalamnya terkotori dengan tujuan selain kepada-Mu."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Tanpa terasa, kita sudah memasuki masa pertengahan dari Muharram 1442H. Esok hingga tiga hari ke depan, kita berada di tanggal 13, 14, dan 15, tepatnya pada Selasa-Kamis, 1-3 September 2020.
Sebagaimana pertengahan bulan, terdapat anjuran untuk melaksanakan puasa sunah selama tiga hari. Puasa tersebut adalah puasa sunah Ayyamul Bidh.
Puasa Ayyamul Bidh juga bisa dimaknai dengan puasa putih. Ini karena makna Ayyamul Bidh sendiri yaitu 'Hari Putih'.
Puasa ini mengandung banyak keutamaan. Salah satunya, yaitu seperti berpuasa sepanjang tahun.
Sebenarnya, puasa ini bisa dilaksanakan dalam semua bulan. Tetapi, tentu termasuk sangat dianjurkan bulan ini karena Muharram mengandung banyak berkah.
Sebelum melaksanakan puasa Ayyamul Bidh di tengah bulan Muharram, dianjurkan membaca niat ini.

Nawaitu shauma ayyami bidh sunnatal lillahi ta'ala.
Artinya,
" Saya niat puasa pada hari-hari putih, sunah karena Allah Ta'ala."
Sumber: Laduni
Dream - Bagi masyarakat modern, kendaraan bermotor menjadi sarana transportasi yang penting dan sangat dibutuhkan. Dengan kendaraan, kita bisa menjalankan aktivitas dan bepergian.
Agar bisa sampai ke sekolah, kampus, kantor, maupun tempat ibadah dengan jarak cukup jauh dari rumah, tentu butuh kendaraan. Dengan pergi menggunakan kendaraan, kita bisa mempersingkat waktu perjalanan.
Mengendarai mobil atau sepeda motor juga tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga seperti kita menaiki transportasi umum. Sehingga, ketika sampai di tujuan, kita masih punya banyak energi untuk beraktivitas.
Layaknya produk buatan manusia, ketangguhan kendaraan juga ada masanya. Kendaraan tetap perlu dirawat rutin agar bisa awet.
Kendaraan yang tidak terawat bisa mempengaruhi aktivitas kita, apalagi jika sampai rusak. Kita terpaksa merelakan waktu dan tenaga karena tak punya kendaraan yang baik.
Nah, selain rajin merawat, kita dianjurkan membaca doa ini agar kendaraan awet. Karena hanya Allah yang tahu kapan kita akan kesulitan karena kendaraan.

Allahumma inni as aluka khoirahu wa khoirama jubila 'alaihi wa a'uzubika min syarrihi wa syarrima jubila 'alaihi.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan sifat yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan sifat yang ada di dalamnya."
Sumber: Harakah