Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pikiran sumpek bisa dialami siapa saja dan kapanpun. Terlebih dalam situasi seperti saat ini di mana mengharuskan kita lebih banyak beraktivitas dari rumah.
Delapan bulan sudah kita tidak bisa bebas bepergian. Kondisi tersebut tentu berpengaruh terhadap kemampuan fisik kita, terutama pikiran.
Suasana yang itu-itu saja membuat kita bosan. Kalau sudah bosan, pikiran terasa sumpek dan butuh penyegaran.
Sayangnya, kita belum bisa menyegarkan pikiran saat ini. Sehingga kita perlu pandai-pandai membuat aktivitas yang menyenangkan.
Untuk menenangkan pikiran yang sumpek dan mengusir kejenuhan, dianjurkan membaca doa ini.

Allahummaj'al l? nuran f? qalb?, wa nuran f? qabri, wa nuran f? sam'?, wa nuran f? bashari, wa nuran f? sya'ri, wa nuran fi basyari, wa nuran f? lahmi, wa nuran f? dami, wa nuran f? 'izhami, wa nuran min bayni yadayya, wa nuran f? khalfi, wa nuran 'an yamini, wa nuran 'an syimali, wa nuran min fawqi, wa nuran min taht?. Allahumma zidni nura. Wa a'thini nura. Waj'al li nura. Waj'aln? nura.
Artinya,
" Ya Allah jadikanlah cahaya pada hatiku, kuburku, pendengaranku, penglihatanku, rambutku, kulitku, dagingku, darahku, tulang-tulangku, di hadapanku, belakangku, sisi kananku, sisi kiriku, sisi atasku, dan pada sisi bawahku. Ya Allah tambahkanlah cahaya bagiku. Berikanlah cahaya kepadaku. Jadikanlah cahaya bagiku. Jadikanlah diriku bercahaya."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Setiap orang tentu punya harapan. Tanpa harapan, hidup seperti berjalan tanpa tujuan.
Semua orang ingin mengapai harapannya masing-masing. Baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Harapan jangka panjang seperti sukses di bidangnya. Bisa juga keinginan bekerja di institusi bonafid terwujud dan masih banyak lagi.
Harapan jangka pendek seperti ingin punya barang spesial. Atau ingin masalah bisa selesai secepatnya.
Namun demikian, kita patut sadar harapan tidak semuanya bisa terwujud. Ketika tidak bisa menggapai harapan, lantunkan doa singkat ini.

Qadarullah, wa ma sya a fa'ala
Artinya,
" Allah telah menakdirkan, dan kehendak-Nya pasti dilakukan."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Semua orang saat ini sedang menghadapi situasi sulit. Belum lagi soal ancaman penyakit yang berbahaya.
Dalam situasi saat ini, setiap orang berpotensi terkena wabah. Sehingga, mau tidak mau kita harus melindungi diri dengan protokol kesehatan.
Namun jika tidak ada keperluan mendesak, sangat dianjurkan untuk berada di dalam rumah. Tentu, aktivitas kita jadi terbatas.
Alhasil, kebutuhan kita tidak bisa terpenuhi. Kita juga sulit untuk berusaha.
Dalam kondisi ini, dianjurkan membaca doa ini.

Allahul kafi rabbunal kafi qashadnal kafi wajadnal kafi likulil kafi kafanal kafi wa ni'mal kafi alhamdulillah.
Artinya,
" Allah yang mencukupi, Tuhan kita yang mencukupi, tujuan kita Allah yang mencukupi, yang kita temukan Allah yang mencukupi, terhadap segala sesuatunya Allah yang mencukupi, yang memenuhi kebutuhan kita hanyalah Allah, Allah lah sebaik-baik Dzat yang mencukupi, segala puji bagi Allah."
Sumber: Bincang Syariah