Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Waktu terus bergerak dan tahun selalu berganti. Setiap yang ada di dunia selalu timbul dan tenggelam.
Momen bertambah usia menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Tahun berganti, usia manusia terus bertambah.
Fisik manusia pun terus berubah. Dari bayi tanpa daya menjadi manusia dengan segenap kemampuannya.
Sepanjang berjalannya usia, tentu kita ingin mengisinya dengan hal-hal positif. Tidak hanya seputar duniawi namun juga demi kepentingan akhirat.
Setiap bertambah usia, kita dianjurkan untuk memohon yang terbaik kepada Allah SWT. Salah satunya dengan mengucap doa panjang umur di bawah ini.

Allahumma inna nas'aluka thulal 'umuri biththo'ati wakhtim lana bil a'malish sholikhat.
Artinya,
" Ya Allah, kami memohon kepada-Mu panjang umur, yang selalu digunakan untuk ketaatan dan akhirilah umur kami dengan amalan yang baik."
Dream - Tidak selamanya kita bisa mengingat Allah. Hal ini lumrah, mengingat manusia memiliki keterbatasan.
Terkadang, kita bisa sejenak lupa akan Allah. Hanya karena aktivitas ringan yang bisa mengalihkan perhatian.
Untuk itulah mengapa umat Islam dianjurkan untuk selalu beristighfar. Semata agar kita senantiasa ingat Allah dalam keadaan apapun.
Beristighfar bisa kita lakukan kapan saja. Baik usai sholat maupun di waktu senggang.
Istighfar sendiri merupakan bentuk pengakuan akan Esanya Allah. Tidak ada kuasa yang mampu menandingi kekuasaan Allah.
Lafal istighfar sendiri sebenarnya ada cukup banyak. Tetapi, Sahabat Ali bin Abi Thalib menyebut lafal istighfar di bawah ini sebagai yang terbaik dan paling dicintai Allah.

Allahumma laa ilaaha illaa anta, allohumma laa a’budu illaa iyyaaka, allohumma laa usyriku bika syai-an, allohumma innii qod zholamtu nafsii faghfirlii dzunuubii innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya,
" Ya Allah, tiada Tuhan selain Engkau. Ya Allah, aku tidak menyembah kecuali kepada Engkau. Ya Allah, aku tidak menyekutukan Engkau dengan apapun. Ya Allah, aku sungguh telah zalim kepada diriku sendiri, maka ampunilah semua dosa-dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
Dream - Rakus adalah salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya. Orang yang memiliki bahkan dikendalikan sifat ini tidak pernah pernah puas dengan apa yang dimiliki.
Sifat rakus bisa terjadi dalam konteks apapun. Baik terkait dengan hal yang sifatnya langsung maupun jangka panjang.
Sebagai contoh, rakus pada makanan membuat orang selalu ingin makan. Dia tidak peduli dengan kondisi perutnya yang sudah tidak mampu menamping makanan namun tetap saja menyantap hidangan atau camilan yang dilihatnya.
Lebih parah lagi jika rakus akan harta. Dia berusaha menumpuk hartanya tanpa pernah peduli pada saudaranya ataupun pada cara yang dilakukannya.
Sifat rakus dapat menjerumuskan seseorang pada kemaksiatan. Bahkan bisa menghilangkan Allah dalam batinnya.
Agar terhindar dari sifat rakus, dianjurkan membaca doa di bawah ini. Doa ini menjadi amalan rutin dari Sahabat Umar bin Khattab Radliyallahu 'Anhu.

Allahummaj'al ghinai fi qolbi wa raghghibni fima 'indaka wa barik li fimaa razaqtani waghnini mimma harramta 'alayya.
Artinya,
" Ya Allah, jadikan kekayaanku di dalam hatiku, senangkan aku terhadap sesuatu yang ada di sisi-Mu, berkahi rizeki yang telah Engkau berikan padaku, dan cukupkan aku dari sesuatu Engkau halangi dariku."