(Foto: Shutterstock)
Dream - Peristiwa buruk bisa terjadi kapan saja. Tidak ada yang mampu memperkirakan waktu dan tanggalnya.
Hanya saja, terkadang ada peristiwa tertentu yang menjadi pertanda. Datangnya seperti menunjukkan akan terjadi hal buruk.
Menangkap pertanda buruk kadang menimbulkan kekhawatiran. Kita jadi was-was dan tidak tenang.
Tetapi, Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan kepada para sahabat untuk bersikap wajar ketika ada pertanda buruk. Sembari terus memohon kepada Allah agar hal buruk itu tidak terjadi.
Saat mendapati pertanda buruk, dianjurkan membaca doa ini.
اللَّهُمَّ لَا يَأْتِي بِالحَسَنَاتِ إِلَّا أَنْتَ وَلَا يَذْهَبُ بِالسَّيِّئَاتِ إِلَّا أَنْتَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Allahumma la ya'ti bil khasanati illa anta, wa la yadzhabu bis sayyi'ati illa anta, wa la hawla wa la quwwata illa billahi.
Artinya,
" Ya Allah, tidak ada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, dan tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Engkau. Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali kekuatan Allah."
Sumber: NU Online
Dream - Lidah tidak bertulang namun bisa menjadi penentu masa depan. Karena pada lidah dapat terucap segala macam perkataan.
Pun demikian, lidah juga menjadi cerminan seseorang di mata yang lain. Perkataan yang terucap akan menentukan bagaimana dia dinilai orang.
Seseorang akan disukai bila dia kerap mengucap kata-kata baik. Sebaliknya, dia dibenci jika sampai terucap kata-kata buruk.
Meski begitu, kecenderungan orang untuk berkata apapun bisa dipengaruhi kondisi kejiwaannya. Yang perlu diwaspai yaitu ketika marah karena dapat mengeluarkan kata-kata buruk
Agar lisan dan perkataan kita terjaga dari hal-hal buruk, amalkan doa ini.
اللهم اسألك كلمة الحق في الغضب والرضىا
Allahumma as'aluka kalimatal haq fi ghadab wa ridla.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha."
Sumber: Bincang Syariah