Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)
Dream - Tidur menjadi aktivitas yang penting bagi tubuh. Dengan tidur, seluruh organ kita dibiarkan untuk beristirahat setelah kelelahan akibat bekerja seharian.
Tetapi tidak sedikit dari kita yang mengalami masalah tidur. Meski tubuh sudah sangat lelah, rasa kantuk tak juga datang. Apalagi sampai tertidur.
Masalah susah tidur semakin banyak dialami orang-orang di perkotaan. Meski terkadang penyebabnya adalah mereka keasyikan bermain smartphone sehingga tubuh yang sudah mengantuk kembali segar kembali.
Sebagian lagi memang mengalami persoalan serius dengan pola tidur mereka. Bisa karena tubuh kurang sehat atau banyaknya masalah yang menganggu pikiran.
Susah tidur pernah dialami Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat. Untuk mengatasinya, Rasulullah mengatasinya dengan membaca doa ini, yang diriwayatkan dari sahabat Zaid bin Tsabit RA.

Allahumma gharatin nujum, wa hada atil 'uyun, wa anta hayyu qayyum, ya hayyu ya qayyum, anim 'aini wa ahdiu layali.
Artinya,
" Wahai Tuhan yang mengorbitkan bintang-bintang, yang membuat mata terpejam, Engkau adalah Yang Hidup dan Terjaga, wahai Yang Hidup dan Terjaga, lelapkanlah mataku dan redupkanlah malam."
Dream - Tidak selamanya kenyataan yang kita jumpai di kehidupan sesuai dengan harapan. Ada kalanya kita mengalami kekecewaan akibat munculnya segala sesuatu yang tidak diharapkan.
Misalnya, sudah menyusun rencana pergi ke suatu tempat. Tetapi karena timbul masalah tertentu, rencana itu tidak terpenuhi.
Atau ketika percaya kepada orang lain namun ternyata orang tersebut malah tidak memenuhi janji. Tentu perasaan kecewa akan muncul pada diri kita.
Tetapi, setiap orang punya cara berbeda dalam mengungkapkan kekecewaan. Tidak sedikit yang meluapkannya dengan amarah.
Tentu hal ini tidak dianjurkan untuk dilakukan seorang Muslim. Lebih baik mengungkapkan kekecewaan dengan cara yang lembut.
Jika mengalami kekecewaan, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut kerap dibaca oleh sahabat Rasulullah Muhammad SAW, Abu Hurairah RA.

Allahummaghfirlahu wa arihna minhu.
Artinya,
" Ya Allah ampunilah dia, dan bebaskan kami darinya."
Dream - Tidak dapat dipungkiri, kabar bohong sudah ada sejak lama, bahkan sejak zaman peradaban manusia baru dimulai.
Sejak dulu hingga saat ini, kabar bohong begitu mudah tersebar. Ada banyak kepentingan di baliknya.
Mulai dari sekadar kesalahan informasi hingga urusan mengalahkan yang lain. Kerap kali, kabar bohong diedarkan untuk meraih kuasa atas sesuatu.
Dampak kabar bohong pun tidak main-main. Bisa menimbulkan pertikaian sesama manusia.
Demikian halnya dalam sejarah peradaban Islam. cukup banyak peperangan terjadi akibat berita bohong.
Untuk mencegah terpengaruh setiap berita bohong, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut diajarkan Rasulullah Muhammad SAW, tercatat dalam hadis riwayat Ibnu Hibban.

Allahumma inni audzubika min adzabi jahannam wa audzubika min adzabil qabri wa audzubika min fitnatil mahya wal mamat wa audzubika min syarril masihid dajjali.
Artinya,
" Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab jahannam, serta azab kubur. Dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah (ujian) kehidupan dan kematian, serta dari kekacauan si pembohong bermata satu."