Edo Kondologit Marah (Twitter @VeronicaKoman)
Dream - Sebuah video memuat gambar penyanyi Edo Kondologit marah viral di media sosial. Dia meluapkan kekesalannya kepada sejumlah polisi.
Video tersebut diunggah di akun Twitter milik Veronica Koman, @VeronicaKoman. Aktivis HAM itu menyertakan keterangan terkait latar belakang video tersebut.
" Saya sudah sakit hati sekali dengan perlakuan ketidakadilan di negeri ini!" demikian ucapan Edo yang dikutip Veronica.
Vero menuliskan penyebab Edo marah yaitu adik iparnya meninggal dengan luka penganiayaan dan tembak dalam tahanan Polres Sorong. Padahal, enam jam sebelumnya, adik ipar musisi kenamaan tersebut sudah diserahkan pihak keluarga berkaitan dengan pidana yang dia lakukan.
Dalam video tersebut, Edo tampak tidak terima dengan kematian adik iparnya. Dia bersama keluarga berencana mengajukan protes.
" Kita akan menuntut keadilan. Keluarga akan protes ini," kata Edo dalam video tersebut.
Edo juga menyatakan adik iparnya merupakan korban sistem sosial di sekitar tempat tinggalnya.
" Enggak mau tahu, di doom kecil ini narkoba berkeliaran, minuman keras berkeliaran," ucap Edo dengan nada tinggi.
Edo Kondologit:
“ Saya sudah sakit hati sekali dengan perlakuan ketidakadilan di negeri ini!”
Adik iparnya meninggal dengan luka penganiayaan dan luka tembak di dalam tahanan Polresta Sorong 6 jam setelah diserahkan oleh keluarga. pic.twitter.com/sPGIP8oEhk— Veronica Koman (@VeronicaKoman)August 30, 2020
Kapolda Papua Barat, Irjen Turnagogo Sihombing, menyatakan pihaknya akan menangani kasus kematian adik ipar Edo. Dia mengatakan sudah menginstruksikan Kabid Propam dan Direktur Reskrimum Polda Papua Barat bergerak ke Sorong untuk melakukan penyelidikan.
" Kami minta untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan atas kasus tersebut secara menyeluruh, apakah sudah sesuai SOP (standar operasional prosedur) atau tidak," ujar Turnagogo, dikutip dari Liputan6.com.
Turnagogo mengaku belum dapat memberikan keterangan apapun saat terkait kasus tersebut, terutama mengenai kronologis meninggalnya adik ipar Edo. Dia mengatakan informasi yang dia dapat masih simpang siur.
" Iya, kita ingin transparan terkait dengan kematiannya ya, agar lebih akurat kebenarannya saya perintahkan Kabid Propam dan Dirkrimum untuk turun tangan langsung untuk lakukan lidik dan pemeriksaan agar didapati kronologis yang sebenarnya," kata dia.
Turnagogo pun menjamin kasus ini akan ditangani secara profesional.
" Saya akan proses hukum bila ada pelanggaran yang dilakukan anggota," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Ady Anugrahadi