Gedung Tertinggi ini Lebih Suka Julukan Menara Spektakuler

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 11 Juli 2014 13:03
Gedung Tertinggi ini Lebih Suka Julukan Menara Spektakuler
Phoenix Tower menagatakan gedung pencakar langit setinggi 1 Km yang dibangunnya bukan diniatkan untuk menjadi menara tertinggi di dunia. Mengapa?

Dream - Menjulang setinggi 1.000 meter menembus awan, gedung Phoenix Tower ingin dikenal sebagai menara spektakuler daripada dianggap pemecah rekor.

Lead Designer dan Chairman dari Chetwoods Architects London, Laurie Chetwood seperti dikutip thenational.ae, Jumat, 11 Juli 2014, mengatakan, Phoenix Tower sebetulnya bisa menjulang lebih tinggi lagi mengalahkan Kingdom Tower.

Namun, Chetwood menegaskan menjadi gedung tertinggi di dunia bukan menjadi agenda teratas ketika tawaran untuk membangun arsitektur menarik di provinsi Wuhan, kota terbesar di China Tengah ini menyapa.

" Saya pikir ini sekadar mode dimana orang terus membangun gedung tinggi seperti terlihat jelas di beberapa negara," katanya.

Dia memperkirakan tren ini akan terus menerus terjadi seiring kondisi kota yang semakin padat. Menghadapi kondisi ini, desain dan ketinggian gedung akan semakin spektakuler.

Phoenix Tower yang dijadwalkan selesai dibangun antara 2017 dan 2018 hanya akan sesaat menggenggam tahta gedung tertinggi di dunia.

Ketinggian gedung ini akan melewati Burj Khalifa dengan perbedaan 172 meter. Sayangnya, titel sebagai gedung tertinggi akan bersanding bersama Kingdom Tower yang direncanakan selesai dibangun akhir 2018.

Chetwod berdalih keputusan membangun gedung hanya setinggi 1.000 meter tak hanya didasarkan pada aspek teknik. Namun juga angka tersebut dianggap sebagai angka yang bagus.

" Satu Kilometer bukan batas alami sebuah gedung pencakar langit. Kami hanya ingin memilih angka itu dibandingkan mengalahkan gedung-gedung lain," ujarnya.

Diragukan bakal menjadi gedung paling ramah lingkungan yang pernah dibuat, pembangunan Phoenix Tower ditaksir membutuhkan biaya US$ 2 miliar.

Sampai saat ini, proyek pembangunan gedung ini masih menunggu persetujuan pemerintah. Sesuai jadwal, pembangunan seharusnya dimulai pada akhir tahun ini.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More