Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Instagram @aniesbaswedan)
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunjungi tiga wanita relawan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang dipukuli seorang pria di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Tiga perempuan itu yakni Djayanti, Desi, dan Nur Azizah itu dipukuli pemilik rumah di Jalan Haji Ali, RT 08/RW 05, Jumat, 1 Februari 2019.
" Kerja mulia mereka, kebaikan mereka dan keseriusan bekerja itu ditanggapi secara tak beradab," tulis Anies, di Instagram pribadinya @aniesbaswedan, Senin, 4 Februari 2019.
Anies mengatakan, tiga relawan Jemantik itu dipukuli pria yang hidup sendirian di rumahnya. Pria tersebut kini telah diringkus dan ditahan di Polsek Jagakarsa.
" Dia harus diberi ganjaran yang setimpal atas penganiayaan yang dilakukannnya pada ibu-ibu ini," kata Anies.
Anies mengatakan, sempat marah saat mendengar cerita penganiayaan itu. Dia menilai, kerja ibu-ibu itu harusnya dapat dihargai.
" Tapi, juga bangga menyaksikan semangat yang ada pada ibu-ibu ini. Tak sedikitpun rasa gentar. Tak ada tanda-tanda semangat menurun," ucap dia.
Anies meminta warga melapor ke pihak yang berwajib seandainya menyaksikan gejala sambutan kurang baik terhadap relawan Jumantik.
" Pemprov DKI Jakarta akan melindungi para Jumantik dalam menjalankan tugasnya," kata dia.
Anies menyebut, Pemprov DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya perawatan tiga perempuan relawan Jumantik tersebut hingga pulih kembali.
" Terima kasih dan tetap semangat, teman-teman Jumantik Jakarta!" ucap dia. (ism)