"Haji Lulung Masuk Sekolah Telat 1 Jam, Jamnya yang Disetrap"

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 6 Maret 2015 16:46
Cuitan dengan tagar #SaveHajiLulung pun langsung menjadi topik populer dunia di jagat Twitter.

Dream - Konflik antara Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah memunculkan berbagai reaksi para netizen.

Sebelumnya netizen riuh berkicau mendukung Ahok dengan tagar #SaveAhok. Dan kini, mereka ramai dengan cuitan bernada sindiran kepada Wakil DPRD Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Diketahui Lulung terlibat adu mulut dengan Ahok saat rapat di DPRD dan Kementerian Dalam Negeri, Kamis kemarin. Ahok dinilai sejumlah kalangan tidak santun dalam menyampaikan pendapat, terutama menyangkut hubungannya dengan DPRD.

Cuitan dengan tagar #SaveHajiLulung pun langsung menjadi topik populer dunia di jagat Twitter dan digunakan lebih dari 86.000 kali, hingga Jumat siang tadi.

Tagar #SaveHajiLulung bukanlah berisi dukungan terhadap Haji Lulung, tapi sebaliknya berisi ledekan terhadap wakil DPRD yang ucapannya dianggap tidak logis dan tidak masuk akal.

Akun @haloaby misalnya mengatakan, " Haji lulung kalau terlambat masuk kantor, kantornya yang dimarahin #SaveHajiLulung."

Berikut guyonan lain yang dilontarkan pengguna Twitter:

@imadya: Haji lulung kalo kondangan duduknya di pelaminan

@DennyCagur: Haji Lulung masuk sekolah terlambat satu jam, jamnya yang disetrap.

Tagar #SaveHajiLulung menjadi trending topic dunia di Twitter rupanya menjadi sorotan dari media internasional, BBC Indonesia. Mereka menuliskan laporan 'Tertawa bersama #SaveHajiLulung di Twitter'.

Abraham Lunggana atau Lulung adalah seorang pengusaha dan juga aktif menjadi ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta. Dia pernah juga berselisih paham dengan Gubernur Ahok terkait penertiban pedagang kaki lima di Tanah Abang.

Gaya Ahok yang 'meledak-ledak' dan ceplas-ceplos membuat perseteruan dengan anggota DPRD semakin panas. Lulung dan anggota DPRD lainnya menilai Ahok tidak santun.

Beri Komentar