Pengecatan Cabai (Foto: Instagram @makassar_iinfo)
Dream - Polisi masih mendalami kasus pengecatan cabai rawit oleh seorang petani berinisial BN, 35 tahun, asal Nampirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry mengatakan, pengecat cabai rawit kuning jadi merah karena harga cabai rawit merah di pasaran sedang tinggi.
" Motifnya ekonomi, cabai rawit merah harganya Rp 45.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit kuning Rp 19.000 per kilogram," kata Berry saat dihubungi wartawan, Kamis 31 Desember 2020.
Perbedaan harga antara cabai rawit merah dan kuning itu, kata Berry, membuat terduga pelaku nekat melakukan perbuatannya.
" Jadi untuk mengambil keuntungan dari harga yang tinggi itu, (cabai rawit kuning) dicat pakai Pilox (cat semprot) warna merah," jelas Berry.
Kepada polisi, terduga pelaku mengaku baru kali pertama mengecat cabai rawit kuning menjadi merah.
" Dia jadi petani cabai sejak 2010, pengakuannya baru kali ini melakukan itu, karena adanya perbedaan yang jauh antara cabai rawit kuning dan merah itu," ujar Berry.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, terlihat BH sedang melakukan praktik pengecatan cabai
BH terlihat memegang cat pilox berwarna merah, didepannya terdapaat beberapa buah cabai hijau. Setelahnya, BH mulai mempraktikan cara penyemprotan cat ke cabai rawit kuning.

Jika dikonsumsi, cabai rawit merah itu dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam jumlah sedikit cabai tersebut bisa mengakibatkan iritasi pada tenggorokan.
Berikut video yang mempraktikkan pelaku melakukan pengecatan cabai.
View this post on Instagram
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya