Heboh Foto Mendikbud Menulis di Dahi Anak SD

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 9 September 2016 20:07
Heboh Foto Mendikbud Menulis di Dahi Anak SD
Muhadjir tertangkap kamera tengah menulis di atas kertas. Sebagai tatakan, Muhadjir meletakkan kertas tersebut di atas dahi anak Sekolah Dasar (SD).

Dream - Dunia maya kembali dibuat heboh oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Kali ini bukan kebijakannya seperti full day school yang lalu, tapi karena foto yang beredar. 

Muhadjir tertangkap kamera tengah menulis di atas kertas. Tapi Menteri Muhadjir menulis kertas itu menggunakan jidat anak SD sebagai tatakan. 

Foto itu diunggah oleh pemilik akun Facebook Meicky Shoreamanis Panggabean. Pemilik akun menyertakan status pada unggahan foto tersebut.

" Perkenalkan... Ini Mendikbud Indonesia, negara keempat terbesar di dunia. Namanya Pak Muhadjir.

Yang mana orangnya?

Yang MENJADIKAN DAHI ANAK TATAKAN BUAT MENULIS itu lho. Yang keempat dari kiri.

Nah, itu Mendikbud Indonesia.

#CumaNgasihTauDoang
#MerryllAgnes," tulis pemilik akun, diakses pada Jumat, 9 September 2016.

Sejak diunggah hari ini sekitar pukul 06.00 WIB, unggahan itu disukai oleh 25 pengguna Facebook dan dibagikan sebanyak 290 kali. Unggahan tersebut juga mendapat 21 komentar.

" Mgkn dia kira itu lucu, krn yg lain pada ketawa. Jadi pelawak aja pak jangan jd mentri," tulis pemilik akun Sesy Nadyani Marzuki.

" blunder terus ni menteri ***," tulis pemilik akun Winston Zippi Johannes.

Lalu, apa kata Kemendikbud? Berikut lengkapnya Kata Kemendikbud Soal Jidat Anak SD Jadi Tatakan(ism) 

1 dari 2 halaman

Masya Allah, Menteri ESDM Baru Ternyata Guru Mengaji di AS

Masya Allah, Menteri ESDM Baru Ternyata Guru Mengaji di AS © Dream

Dream - Isu reshuffle sudah menyeruak sejak beberapa waktu lalu. Namun baru di penghujung Juli ini Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan perombakan susunan Kabinet Kerja. Beberapa nama yang sudah tak asing lagi di jagat pemerintahan seperti Sri Mulyani dan Wiranto kembali hadir mengisi struktur kementerian.

Namun beberapa nama baru yang tak banyak diketahui publik juga muncul. Dan salah satu yang menarik perhatian adalah sosok Dr Archandra Tahar yang dipilih untuk menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Nama Archandra Tahar bisa dibilang tak terlalu terkenal bagi publik Indonesia. Ia bahkan belum pernah menduduki jabatan strategis di BUMD atau BUMN manapun di tanah air. Lantas keistimewaan apa yang dimiliki figur yang satu ini hingga Presiden Jokowi memilihnya sebagai Menteri ESDM?

Archandra Tahar adalah ahli perminyakan yang telah memiliki tiga hak paten di bidang pengembangan migas lepas pantai. Di antaranya, teknologi McT (Multi Column TLP) Floating Platform yang kini digunakan oleh Pertamina di L-Parigi, Cimalaya, Karawang.

Sebelumnya ia tak banyak dikenal masyarakat Indonesia lantaran tinggal dan berkiprah di Amerikat Serikat. Archandra merupakan lulusan S1 Teknik Mesin ITB. Setelah lulus pada 1994, ia bekerja di Andersen Consulting. Dua tahun berikutnya ia melanjutkan kuliahnya ke jenjang S2 di Texas A&M University Ocean Engineering, Amerika Serikat. Dan kemudian meneruskan ke jenjang S3 di universitas yang sama.

Di tahun-tahun berikutnya, ia melanglang buana di Negeri Paman Sam dan menjadi konsultan di berbagai perusahaan internasional. Terakhir, ia menjadi Presiden Petroneering, sebuah perusahaan konsultan migas yang didirikannya.

Meski selama ini menetap di Amerika, Archandra kerap berkontribusi menyumbangkan tenaga dan ide untuk tanah air. Ia merupakan sosok di balik keberhasilan Presiden Jokowi menarik kembali Blok Masela agar dikuasai Indonesia, dengan memutuskan eksplorasi harus dilakukan onshore bukan offshore.

Tak hanya memiliki segudang prestasi dan kontribusi di bidang perminyakan, ternyata doktor yang satu ini juga dikenal sebagai sosok muslim yang taat. Ia aktif dalam dunia dakwah dan pendidikan keagamaan. Bahkan, di tengah aktivitasnya yang padat, Archandra masih secara rutin mengajar ngaji.

Di Amerika Serikat, Archandra aktif berdakwah dan menjadi guru mengaji di Islamic Family Academy (IFA) Houston. IFA Academy Houston adalah organisasi yang digagas oleh komunitas muslim di Amerika Serikat sejak tahun 2006. Lembaga nirlaba ini aktif melayani bimbingan ibadah dan ke-Islam-an, khususnya kepada anak-anak.

Sebagai salah seorang pendiri IFA, secara rutin setiap hari Sabtu, Archandra bersama istrinya turun tangan langsung mengajarkan anak-anak secara sukarela membaca Alquran dan memberi kajian tentang Islam.

2 dari 2 halaman

Pramuka Pengawal Menteri Agama Itu Kini Jadi Menteri Agama

Pramuka Pengawal Menteri Agama Itu Kini Jadi Menteri Agama © Dream

Dream - Sebuah foto lawas tengah menjadi bahan perbincangan publik di media sosial. Foto tersebut menuai kehebohan lantaran memperlihatkan sosok Menteri Agama RI saat ini, Lukman Hakim Syaifuddin yang kala itu masih seorang anak Pramuka tengah mengawal Menteri Agama era Presiden Soeharto, Alamsyah Prawiranegara.

Foto ini awalnya dibagikan oleh akun Facebook Mohammad Monib pada 14 Agustus 2015, bertepatan dengan hari Pramuka. Monib menjelaskan, pria berjas, berdasi, serta kopiah hitam dalam foto tersebut adalah Kiai Imam Zarkasyi, pendiri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Sementara pria berbaju safari di sebelahnya adalah Menteri Agama era Soeharto.

Kala itu, Menteri Agama tengah mengadakan kunjungan ke Ponpes Gontor. Tak dinyana, pria berseragam pramuka di barisan paling depan adalah Lukman Hakim Syaifuddin yang kini menjabat sebagai Menteri Agama RI.

Sejak diunggah, foto tersebut menuai banyak komentar. Menteri Agama Lukman Syaifuddin pun turut membagikan foto tersebut di akun twitternya. Kebanyakan netizen bereaksi positif lantaran melihat anak yang dulu mengawal Menag kini telah menjadi Menag.

Beri Komentar