Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pexels.com)
Dream - Pandemi Corona yang menyebar di seluruh dunia memaksa banyak negara membuat aturan lockdown. Lockdown dilakukan guna menahan penyebaran wabah virus corona covid-19.
Di tengah kebijakan itu, banyak orang yang terketuk hatinya untuk membantu sesama. Banyak masyarakat yang berinisiasi memberi makan orang yang membutuhkan.
Masyarakat juga menjadi lebih menghargai pekerja sanitasi, perawat kesehatan, bahkan polisi yang rela melayani mereka tanpa henti.
Banyak kisah-kisah haru dan inspiratif yang juga muncul di tengah pandemi corona ini. Media sosial dibanjiri foto-foto orang berjalan kaki atau bersepeda untuk mencapai rumah mereka di tengah pembatasan transportasi umum.
Dalam berita yang dibagikan dari India Today, ada sebuah kisah haru dari seorang ibu di Telangana, India.
Dia rela menempuh jarak 1.400 km untuk memastikan keselamatan putranya yang terlantar dan membawanya kembali ke keluarga.

Razia Begum adalah seorang guru sekolah di kota kecil Bodhan di perbatasan Maharashtra-Telangana.
Guru berusia 50 tahun tersebut nekat mengendarai motornya ke Nellore untuk menjemput putranya yang terdampar akibat lockdown.
Wanita yang berasal dari distrik Nizamabad di Telangana itu memulai perjalanannya pada Senin pagi. Dia mencapai Nellore di perbatasan Andhra Pradesh-Tamil Nadu pada Selasa sore.
Dan menjemput putranya yang berusia 17 tahun, Mohammed Nizamuddin, kemudian pulang ke rumah pada Rabu malam.
Razia Begum menempuh jarak 1.400 km dengan motornya dan menghabiskan waktu selama tiga hari.
Razia Begum merupakan seorang ibu tunggal dengan dua anak, seorang putra dan seorang putri. Putranya, Nizamuddin, sedang mempersiapkan pemeriksaan kesehatannya di Hyderabad. Kemudian pergi ke Nellore untuk membantu ayah temannya yang sakit ketika lockdown mulai berlaku.
Setelah mendengar tentang lockdown tersebut, ibu Nizamuddin meminta izin Bodhan ACP Jaipal Reddy untuk pergi.
Dengan beberapa perbekalan di tasnya, Razia Begum memulai perjalanannya ke Nellore untuk membawa putranya kembali.
Ketika dia dihentikan di beberapa lokasi pos pemeriksaan polisi di Telangana dan Andhra Pradesh, polisi juga membantunya berteduh dan menawarkan bantuan selama perjalanan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya