Masjid Istiqlal Raih Sertifikat Rumah Ibadah Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

Reporter : Nabila Hanum
Selasa, 12 April 2022 12:00
Masjid Istiqlal Raih Sertifikat Rumah Ibadah Ramah Lingkungan Pertama di Dunia
Pertama di dunia, Masjid Istiqlal Jakarta meraih sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) sebagai tempat ibadah dengan bangunan ramah lingkungan atau green building.

Dream - Istiqlal menjadi masjid pertama di dunia yang meraih sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) sebagai tempat ibadah dengan bangunan ramah lingkungan atau green building.

Sertifikat EDGE diberikan langsung oleh lembaga International Finance Corporation (IF) melalui Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Azam Khan.

Menurut Azzam Khan, EDGE merupakan standar bangunan hijau dan sistem sertifikasi untuk membantu profesional dan para pelaku bangunan gedung dalam mewujudkan bangunan hijau.

" Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi masjid pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi Final EDGE. Pencapaian yang luar biasa ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami untuk mendukung kelestarian lingkungan baik di kawasan Masjid Istiqlal maupun di seluruh negeri," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, saat menerima penghargaan.

1 dari 2 halaman

Teknologi ramah lingkungan

Penghargaan tersebut diberikan kepada Masjid Istiqlal karena telah menerapkan prinsip-prinsip bangunan hijau sebagai bentuk penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan.

Sejumlah sisi Masjid Istiqlal telah menerapkan renovasi berbasis konsep bangunan hijau yang ramah lingkungan.

Dikutip dari media sosial Kementerian PUPR, pencahayaan yang digunakan Masjid Istiqlal menggunakan lampu hemat energi yang dapat diatur melalui aplikasi smartphone. Lampu ini menggunakan teknologi pintar tata cahaya LED yang dipasang sebanyak 3.812 lampu.

2 dari 2 halaman

Panel surya pun juga turut digunakan dalam bangunan Masjid Istiqlal yang mampu mencukupi 13 persen dari konsumsi listrik.

Penggunaan keran air wudhu, keran dan wastafel juga menggunakan sistem penghemat air. Secara umum, Masjid Istiqlal dapat menghemat 476,22 ton karbondioksida per tahun.

Renovasi ini dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Menteri PUPR Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau yang dilakukan sejak 16 Mei 2020 sampai 13 Juli 2020.

Beri Komentar