Alasan Jokowi Pilih Laksamana Yudo Margono Jadi Calon Tunggal Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Perkasa

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 29 November 2022 17:54
Alasan Jokowi Pilih Laksamana Yudo Margono Jadi Calon Tunggal Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Perkasa
Laksamana TNI Yudo Margono sebagai calon tunggal dipilih Jokowi sebagai calon tunggal.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan satu nama pengganti Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa. Nama itu adalah Laksamana TNI Yudo Margono.

“ Panglima TNI kan sudah kita ajukan. Panglima TNI sudah diajukan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan,” ujar Jokowi. dikutip dari laman Setkab, Selasa 29 November 2022.

Pengajuan tersebut tertulis dalam Surat Presiden (Surpres) yang sudah disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk mendapatkan persetujuan. Laksamana TNI Yudo Margono segera menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR.

1 dari 5 halaman

Alasan Jokowi Pilih Laksamana TNI Yudo Margono

Jokowi mengungkapkan salah satu alasan pengajuan Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) adalah rotasi matra. 

Seperti diketahui, sebelumnya jabatan Panglima TNI diisi oleh Jenderal Andika Perkasa yang berasal dari TNI Angkatan Darat dan sebelumnya lagi oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang berasal dari TNI Angkatan Udara.

“ Satu, yang kita ajukan satu [calon], KSAL yang sekarang karena memang kita rotasi matra,” imbuhnya.

2 dari 5 halaman

Nomor HP Rahasia Jokowi Tak Sengaja 'Dibocorkan' PM Malaysia Anwar Ibrahim

Dream - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, tak sengaja memperlihatkan nomor telepon Presiden Joko Widodo. Nomor itu terlihat saat Anwar menerima telepon dari Jokowi, sesaat setelah dilantik menjadi PM Malaysia pada Kamis 24 November 2022.

Anwar Ibrahim membagikan momen itu melalui akun resmi Twitter-nya, @anwaribrahim. Namun ternyata Anwar tanpa sengaja memperlihatkan nomor telepon Jokowi dalam video itu.

" Atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Yang Mulia sebagai Perdana Menteri ke sepuluh Malaysia," kata Jokowi dalam video yang diunggah Anwar Ibrahim.

3 dari 5 halaman

Kemudian Anwar Ibrahim mengucapkan terima kasih atas ucapan selamat dari Presiden Jokowi.

" Terima kasih, saya anggap ini penghormatan di antara yang paling awal menelepon, ini menunjukkan bahwa saya kekal sahabat sejati Indonesia," balasnya.

Jokowi mengatakan, Anwar Ibrahim merupakan sosok yang dikenal luas di Indonesia dan dihormati rakyat Indonesia.

 

 

4 dari 5 halaman

Ia yakin, di bawah kepemimpinan PM Anwar Ibrahim, hubungan baik Indonesia-Malaysia akan makin maju. Jokowi juga berharap bisa segera bertemu dengan Anwar Ibrahim untuk membahas hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia.

Namun momen akrab Anwar Ibrahim dan Jokowi tersebut menjadi perbincangan lantaran Anwar Ibrahim diduga tanpa sengaja memperlihatkan nomor telepon Jokowi dalam video tersebut.

 

5 dari 5 halaman

Hal ini tampak ketika Anwar memposisikan ponselnya ke arah kamera.

" Heh... Itu nomornya keliatan. Sudah kesebar. Padahal itu privasi apalagi nomor sekelas presiden, bahaya banget. Lain kali hati2 ya bapak PM," kata netizen. " Pak itu nomor whatsapp Jokowi kelihatan wkwkwkwowk," ujar seorang warganet.

Walau begitu nomor telepon yang disebut-sebut sebagai milik Jokowi itu tak terlihat begitu jelas. Pasalnya kualitas video yang diunggah Anwar Ibrahim itu tidak terlalu jernih.

Beri Komentar