Jalani Prarekontruksi, Dokter Helmy Dihadiahi Bogem Mentah

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 13 November 2017 17:21
Jalani Prarekontruksi, Dokter Helmy Dihadiahi Bogem Mentah
Helmy terus menutupi wajahnya.

Dream - Dokter Ryan Helmi, pelaku penembakan istrinya, dokter Letty Sultri, mendapatkan bogem mentah dari Ferry, adik iparnya.

Peristiwa itu terjadi saat Helmi memeragakan adegan ketika tiba di Klinik Azzahra, Cawang, Jakarta Timur. Bogem mentah mendarat saat prarekontruksi memeragakan Dokter Helmy tiba menggunakan jasa ojek online.

Ferry rupanya masih belum puas dengan bogem mentah yang dilayangkan kepada Dokter Helmy. " Saya kesal, pengen saya pukuli dan meluapkan kekesalan," kata Ferry, Senin, 13 November 2017.

Tak hanya itu, kata-kata kasar juga terlontar dari mulut Ferry. Sementara itu, beberapa warga ada yang memenangkan Ferry, namun juga ada yang mendukungnya.

Proses rekonstruksi di klinik Azzahra dihadiri banyak warga. Mereka nampak antusias dan penasaran dengan sosok Helmi.

Dengan menggunakan baju tahanan berwarna oranye, Helmi menutupi wajahnya dan tertunduk. Tangannya diborgol.  (ism) 

 

1 dari 2 halaman

Dokter Penembak Istri Pernah Dipecat karena Kasus Perkosaan

Dream - Dokter Helmy yang menembak istrinya enam kali hingga tewas, Dokter Lety di Klinik Az-Zahra, Cawang, Jakarta Timur, diduga pernah memerkosa karyawan klinik di Jakarta Timur.

Belakangan diketahui, Helmy bekerja sebagai dokter di klinik yang sama dengan korban pemerkosaannya.

" Dia pernah kerja di sebuah klinik cuma dipecat karena kasus pemerkosaan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana, Jumat, 1o November 2017.

Tetapi, Sapta tak mengetahui nasib korban pemerkosaan itu. Sebab, hingga saat ini si korban tidak melaporkan kasus yang dialaminya ke polisi.

" Korban tidak membuat laporan kasus pemerkosaan ke kita," kata Sapta.

Dokter Helmy menembak mati istrinya, Letty, di Klinik Az-Zahra, Jakarta Timur pada Kamis, 9 November 2017. Awalnya, Helmy hanya ingin berbincang dengan Lety mengenai masalah rumah tangga mereka. Helmy membawa pistol untuk menakut-nakuti istrinya.

" Bukan membunuh ya. Intinya dia mempersiapkan senjata untuk menakut-nakuti, ternyata berubah pikiran ya (nembak)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono, di Jakarta, Jumat, 10 November 2017.

Argo mengatakan awalnya, Helmy ingin mengajak Lety berbincang empat mata. Tapi, ajakan itu ditolak Lety.

" Begitu nggak mau, dia langsung melakukan kejahatan, istrinya lari, masuk ruang administrasi dan ditembak itu," ucap Argo. (ism) 

2 dari 2 halaman

Dugaan Penyebab Suami Tega Tembak Dokter Lety

Dream - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, mengatakan dugaan sementara penembakan Dokter Lety Sultri oleh suaminya berinisial H karena masalah rumah tangga.

" Iya (karena masalah rumah tangga)," kata Andry saat dikonfirmasi, Kamis, 9 November 2017.

Andry menjelaskan pelaku tidak terima atas permintaan Lety untuk bercerai. Pelaku tak bisa lagi menahan emosi hingga tega menembak istrinya sebanyak enam kali.

" Nggak mau dicerai," ucap dia.

Peristiwa itu terjadi di tempat Lety bekerja, yaitu di Klinik Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur. Insiden tersebut berlangsung pada Kamis, 9 November 2017 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

" Pelaku di bawa ke Polda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More