Mencengangkan, Pengemis Online Raup Rp55 Juta per Bulan

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 18 Desember 2018 07:00
Mencengangkan, Pengemis Online Raup Rp55 Juta per Bulan
Uang itu untuk membiayai gaya hidupnya yang `wow`.

Dream - Jovan Hill, mahasiswa drop out yang tinggal di Brooklyn, Amerika Serikat (AS), mengaku sebagai pengemis online. Jovan memfilmkan bagaimana caranya mendapat donasi dari pengikutnya di media sosial.

Uang hasil donasi itu dia kumpulkan untuk membayar sewa kamar dan kehidupannya yang mewah. Termasuk membeli video games, membeli kaos langka, dan mengonsumsi ganja.

Jovan menggunakan banyak sosial media untuk beraksi. Dia menggunakan Periscope, Instagram, YouTube, dan Twitter, untuk meminta uang dari 200 ribuan pengikutnya.

Dikutip dari laman Mirror, Senin 17 Desember 2018, dalam video yang dia unggah dia berkata, " Aku sangat miskin saat ini. Jika kalian ingin menghapus pajak, tolong donasikan uang ke badan aman Jovan."  

Uniknya, permintaan itu berhasil. Beberapa menit kemudian, donasi mengalir ke rekening PayPal miliknya. " Salah satu alasan aku bangun dan pergi bekerja untuk memberinya @EHJovan uang agar membayar sewa," tulis salah satu pengguna.

1 dari 1 halaman

Menjadikan Aksi Mengemis Sebagai Pekerjaan

Jovan, yang menggunakan iPhone untuk mengoceh tentang apa saja, mengatakan kagum dengan orang-orang yang secara acak mengiriminya uang.

" Ketika saya berbicara dengan teman-teman yang sudah mengenalku sejak lama, mereka tak pernah bisa mengirim uang seperti ini ke saya," ujar Jovan.

Jovan mengaku pertama kali merasakan kedermawanan orang asing di dunia maya pada 2016. Kala itu, dia meminta bantuan orang asing karena neneknya tak lagi punya kemampuan untuk membayar tagihannya sebesar 3.000 poundsterling, setara Rp55 juta.

Jovan tumbuh di Texas dengan 11 saudara kandung dan dibesarkan oleh seorang ibu. Dia pindah ke New York untuk memulai hidup. Tapi, dia dikeluarkan dari perguruan tinggi.

Dengan sedikit uang, dia sempat bekerja di bioskop. Seorang pengikutnya sempat bertanya mengapa Jovan tak mencari pekerjaan, namun Jovan punya jawaban.

" Saya menjadikan ini (pengemis online) sebagai pekerjaan," kata dia.

Beri Komentar