Kasus Brigadir J Belum Selesai, Bharada E Dihadapkan Kasus Baru

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 18 Agustus 2022 12:02
Kasus Brigadir J Belum Selesai, Bharada E Dihadapkan Kasus Baru
Bharada E siap menghadapi kasus baru

Dream - Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ronny Berty Talpesy mengatakan, dirinya dan kliennya siap menghadapi gugatan hukum yang dilayangkan Deolipa Yumara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut Ronny, gugatan merupakan hak setiap warga negara. Saat ini, ia memilih fokus mendampingi Bharada E dalam menjalani proses hukum kasus tewasnya Brigadir J.

" Itu hak dia (Deolipa Yumara), kami nanti hadapi," kata Ronny, Rabu 17 Agustus 2022.

Ronny resmi menjadi penasihat hukum Bharada E, terhitung sejak tanggal 10 Agustus 2022, berbarengan dicabutnya kuasa terhadap Deolipa Yumara dan Muh. Burhanuddin sebagai penasihat hukum Bharada E.

1 dari 3 halaman

Pencabutan kuasa tersebut mendapat pertentangan oleh Deolipa dan tim. Ia kemudian melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dengan Bharada E sebagai tergugat I, Ronny sebagai tergugat II dan Kapolri Cq Kabareskrim tergugat III, pada Selasa 16 Agustus 2022.

Menurut Ronny, pernyataan yang disampaikannya kepada media merupakan kapasitas dirinya sebagai penasihat hukum dari Bharada E. Sehingga pernyataan tersebut tidak dapat dipidanakan dengan alasan, advokat dilindungi oleh undang-undang advokat.

" Tidak bisa (dipidanakan) dong, kan kami dilindungi oleh UU advokat dan media dilindungi UU pers," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Ia menegaskan, saat ini dirinya fokus untuk mendampingi Bharada E menjalani pemeriksaan yang masih berlanjut.

" Saya fokus mendampingi Bharada E semalam aja masih ada pemeriksaan lanjutan," ujar Ronny.

Sementara itu, gugatan perdata yang dilayangkan Deolipa Yumara, mantan penasihat hukum Bharada E ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terdaftar dengan Nomor Perkara: 753/Pdt.G/2022/PN JKT.SEL terkait perkara gugatan perdata perbuatan melawan hukum.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjadwalkan sidang perdana pada Rabu tanggal 7 September 2022.

3 dari 3 halaman

Deolipa Yumara mengatakan pihaknya menuntut agar dirinya dan Muh Burhanuddin tetap menjadi penasehat hukum Bharada E yang sah dalam kasus penembakan Brigadir J. Dan menuntut agar mempunyai hak untuk membela Bharada E sampai di pengadilan.

" Jadi kami ajukan gugatan terhadap tiga orang tergugat adalah, tergugat I Richard Eliezer Pudihang Lumiu, tergugat II Ronny Talapessy yaitu pengacara yang mengaku sebagai pengacara barunya Richard Eliezer dan tergugat III Kabareskrim," kata Deolipa.

Diketahui, Bharada E telah dua kali mengganti penasihat hukum. Sebelumnya, Bharada E didampingi oleh pengacara Andreas Nihot yang ditunjuk oleh tim kuasa hukum Ferdy Sambo.

Nihot mengundurkan diri dari penasehat hukum Bharada E pada Sabtu, 6 Agustus 2022 lalu. Kemudian penyidik Bareskrim Polri menunjuk penasehat hukum baru pada tanggal 6 Agustus 2022, yakni Deolipa Yumara dan Muh Burhanuddin.

Pada Rabu, 10 Agustus 2022, Bharada E membuat surat pencabutan kuasa terhadap tim penasihat hukumnya Deolipa Yumara dan Muh Burhanuddin. Dan mengganti pengacara Ronny Berty Talpesy yang ditunjuk oleh orangtua dan keluarga Bharada E.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar