Perempuan Saudi Dilarang Mengemudikan Mobil Sendiri
Dream - Perempuan Saudi memang dilarang mengemudikan mobil sendiri. Hal itu kemungkinan besar akan masih berlangsung hingga waktu yang tak bisa ditentukan.
Namun, ada ide menarik untuk mengatasi hal tersebut. Kenapa tidak mempertimbangkan menyewa pekerja asing perempuan sebagai sopir?
Diberitakan Saudigazette, Senin 2 Juni 2014, sudah tak terhitung banyaknya masalah ditimbulkan oleh pekerja asing laki-laki yang menjadi sopir dan tinggal di keluarga Saudi.
Jika sopir tersebut belanja dan menghabiskan sebagian besar waktunya bersama istri dan anak-anak majikannya, dia mungkin saja melakukan pelecehan seksual terhadap si perempuan dan anak-anaknya.
'Kenakalan' sopir laki-laki bahkan melanda pembantu rumah tangga perempuan. Banyak tersiar kabar pembantu rumah tangga dihamili oleh sopir.
Untuk mengakhiri masalah ini, para majikan di Arab Saudi bisa mencontoh negara-negara tetangga di kawasan Teluk yang lebih suka merekrut pekerja asing perempuan sebagai sopir pribadi sehingga lebih aman.
Mereka sangat senang dengan sopir perempuan. Para perempuan itu merasa aman, terutama saat anak-anak mereka pergi sendirian dengan sopir perempuan. Rasa aman tersebut sulit terwujud jika dengan sopir laki-laki.
Para sopir perempuan itu sebenarnya bisa menjalankan tugas sopir laki-laki. Selama ini, para keluarga Saudi dihadapkan pada pilihan hanya merekrut sopir laki-laki namun masalahnya, mereka tidak mengetahui etika dan perilaku para sopir sebelum mereka mulai bekerja.
Untuk itulah, sudah saatnya para keluarga Saudi mempertimbangkan menjadikan pekerja asing perempuan sebagai sopir pribadi. Ada satu dilema bagi perempuan Saudi yang memiliki mobil sendiri.
Di satu sisi, mengemudikan mobil sendiri dilarang oleh Kerajaan, namun di sisi lain, seorang perempuan yang duduk di belakang dan disopiri oleh pengemudi laki-laki yang bukan muhrimnya tidak lebih sebuah 'khalwa' (pemisahan yang ilegal) yang bertentangan dengan hukum Islam.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


