Kemenag Usulkan Bandara Lain Dibuka Untuk Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umroh

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 3 Februari 2022 08:00
Kemenag Usulkan Bandara Lain Dibuka Untuk Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umroh
Usulan ini untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan di Bandara Soekarno-Hatta.

Dream - Kementerian Agama membuka peluang pembukaan bandara lain untuk keberangkatan dan kepulangan jemaah umroh. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan di Bandara Soekarno-Hatta.

Namun demikian, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Hilman Latief, mengungkapkan pembukaan ini merupakan kewenangan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang berada di bawah naungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Sehingga pihaknya segera berkirim surat terkait masalah ini.

" Kementerian Agama akan bersurat ke BNPB untuk mengusulkan pembukaan bandara di kota lainnya sebagai tempat pemberangkatan dan pemulangan jemaah umroh dalam rangka mengantisipasi penumpukan dan overload Bandara Soekarno-Hatta," ujar Hilman.

Meski demikian, pembukaan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal. Khususnya kesiapan fasilitas bandara serta sarana karantina.

 

1 dari 5 halaman

Skema One Gate Policy Tetap Dijalankan

Rencana ini muncul setelah adanya evaluasi terhadap penyelenggaraan umroh yang sudah berlangsung satu bulan. Dari hasil evaluasi yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga negara serta asosiasi, disimpulkan Kebijakan Satu Pintu (One Gate Policy) tetap dijalankan.

" Skema One Gate Policy pemberangkatan jemaah umroh dinilai baik dan berhasil dengan tidak adanya kasus jemaah positif saat berangkat dan tiba di Arab Saudi.

Hilman mengatakan dalam skema ini, skrining kesehatan dilakukan di asrama haji atau hotel karantina jemaah sebelum berangkat. Dia berharap ini dapat menjadi standar dalam pemberangkatan jemaah umroh ke depan.

" Pelaksanaan (skrining) di asrama haji agar menjadi standar dan pola penanganan jemaah sebelum keberangkatan umroh di hotel-hotel," kata dia.

 

2 dari 5 halaman

Karantina Kepulangan Jemaah Umroh

Sedangkan untuk karantina kepulangan, evaluasi tersebut menyepakati agar PHRI dan pengelola hotel karantina memperhatikan variasi dan kecukupan menu makanan bagi jemaah umroh. Juga melakukan standarisasi fasilitas agar jemaah merasa nyaman menjalani karantina sepulang umroh.

" Hasil evaluasi juga mendorong pihak hotel untuk mengatur flow pergantian antar penghuni kamar agar tidak terlalu dekat antara penghuni yang masuk dengan yang keluar dengan tetap memperhatikan higienitas kamar," kata dia.

Kesepakatan lain yang juga dicapai, kata Hilman, yaitu kemungkinan dilakukannya tes PCR pembanding. Tes pembanding dapat dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan dan dikoordinasikan melalui KKP dengan mengisi formulir yang telah ditentukan.

" Tes PCR pembanding hanya dapat dilakukan untuk exit test PCR dan dilaksanakan oleh laboratorium atau rumah sakit milik Pemerintah," sebut Hilman.

3 dari 5 halaman

Menag: Umroh Tidak Dihentikan, Tetap Pakai One Gate Policy

Dream - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan penyelenggaraan umroh tidak dihentikan namun tetap menerapkan One Gate Policy. Dia telah meminta Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh agar tidak menghentikan pengiriman jemaah umroh.

" Tidak ada pemberhentian umroh, saya juga sudah meminta kepada Pak Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh agar keberangkatan jemaah tetap menerapkan one gate policy," ujar Gus Yaqut.

Gus Yaqut menegaskan OGP tetap berlaku. Sehingga pemberangkatan dan pemulangan jemaah umroh hanya melalui Asrama Haji Pondok Gede dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

" Jangan kemudian di masing-masing daerah bisa terbang sendiri-sendiri," kata dia.

 

4 dari 5 halaman

Tak Dilarang ke Luar Negeri Juga Sudah Punya Visa, Tapi...

Gus Yaqut juga menjelaskan tidak ada undang-undang yang melarang warga negara bepergian ke luar negeri, termasuk untuk melaksanakan ibadah umroh, jika sudah mendapatkan visa. Kecuali jika yang bersangkutan terkena masalah hukum.

Meski begitu, Gus Yaqut menegaskan Pemerintah punya hak melakukan pengaturan. Salah satunya dengan OGP.

" Penerapan one gate policy adalah bagian dari pengaturan yang diberlakukan Pemerintah," ucap Gus Yaqut.

Dia mengakui sempat ada usulan untuk tidak memberlakukan OGP. Tetapi setelah dilakukan evaluasi, apalagi setelah diketahui ada Tim Advance yang terkena Omicron, maka diputuskan OGP tetap berlaku.

" Kita masih pakai one gate policy saja masih ada yang kena, apalagi kalau dicabut, akan sangat riskan," ucap Gus Yaqut.

 

5 dari 5 halaman

Lakukan Evaluasi Komprehensif

Jemaah umroh Indonesia berangkat ke Tanah Suci mulai 8 Januari 2022. Hingga 15 Januari 2022, 1.731 jemaah umroh sudah berangkat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 400 jemaah umroh sudah tiba kembali di Indonesia. Atas kepulangan jemaah ini, Gus Yaqut menyatakan pihaknya melakukan evaluasi secara komprehensif.

" Kita sudah melakukan evaluasi terhadap tim advance yang pulang dari Saudi. Evaluasi akan dilaklukan lebih komprehensif seiring kepulangan jemaah umroh yang pertama," kata Gus Yaqut.

Lebih lanjut, Gus Yaqut mengungkapkan pihaknya masih mengupayakan agar Asrama Haji Pondok Gede bisa menjadi lokasi karantina para jemaah umroh sepulang dari Saudi. Hingga saat ini belum ada izin dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

" Pak Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh masih terus melakukan komunikasi agar asrama haji bisa diterima sebagai tempat karantina kepulangan karena biayanya juga lebih murah dibanding tempat lain. Saya kira ini bisa meringankan jemaah umroh," kata Gus Yaqut.

Beri Komentar