Beli Jam Tangan Emas di Toko Online, yang Diterima Malah...

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 21 Maret 2016 09:49
Beli Jam Tangan Emas di Toko Online, yang Diterima Malah...
Seorang pria di Abu Dhabi, UEA harus membayar Rp52 juta demi jam tangan emas. Tetapi, dia hanya menerima bungkusan paket berisi ...

Dream - Belanja di toko online memang sangat mudah. Tetapi, unsur kehati-hatian jangan sampai diabaikan begitu saja. Salah-salah, bukan dapat barang bagus malah jadi korban penipuan.

Seorang pria yang berprofesi sebagai manager perusahaan asuransi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) kepincut dengan jam tangan emas seharga 14.700 dirham, setara Rp52 juta. Dia melihat jam tersebut di satu toko online.

Dia sangat tertarik dengan jam tangan tersebut lalu melakukan pembayaran dengan kartu kredit. Pesanan pun diproses dan dalam beberapa hari kemudian barang sudah datang.

Tetapi, harapan pria memiliki jam tangan emas baru terpaksa lenyap begitu saja. Dia malah mendapat bungkusan yang berisi batu. Merasa tertipu, pria tersebut kemudian melapor kepada kepolisian setempat.

Kepala Bagian Pemberantasan Kejahatan Terstruktur Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Abu Dhani, Letnan Kolonel Taher Al Dhaheri membenarkan hal itu.

Dia lalu menyarankan korban untuk lebih teliti sebelum membeli barang dan hanya berbelanja di toko online yang dapat dipercaya saja.

" Gunakan kartu kredit khusus untuk belanja online dengan limit yang terbatas, dan tetap simpan salinan transaksi secara elektronik maupun fisik," kata dia.

(Ism, Sumber: emirates247.com)

1 dari 3 halaman

Pesanan Kasur Tiba di Rumah, Saat Dibuka...

Pesanan Kasur Tiba di Rumah, Saat Dibuka... © Dream

Dream - Berdagang merupakan cara yang efektif untuk mendapatkan laba. Tentu dalam berdagang harus selalu didasari dengan kejujuran agar tidak merugikan kedua belah pihak.

Namun berbeda dengan penjual kasur berikut ini. Alih-alih mendapat keuntungan lebih, cara yang dilakukannya sangat merugikan konsumen. Ini akibat kualitas buruk barang yang dijual.

Terlihat dalam video berdurasi 3 menit 56 detik, sejumlah orang sedang membongkar kasur baru yang masih dibungkus plastik. Namun setelah dibongkar, ternyata di bagian dalamnya cukup mengejutkan. 

Belum jelas dimana tempat kejadian dalam video ini. Namun dapat dijadikan pelajaran untuk lebih hati-hati dalam memilih barang yang akan dibeli, penasaran seperti apa? Simak videonya (Ism, sumber : Youtube/Yulistyo Pratomo)

 

 
2 dari 3 halaman

Pria ini Beli Satu Kotak Kurma, Ternyata di Dalamnya?

Pria ini Beli Satu Kotak Kurma, Ternyata di Dalamnya? © Dream

Dream - Seorang pria Saudi terkejut ketika ia membuka kotak buah kurma yang ia beli dari pasar lokal. Tak hanya mendapatkan tumpukan kurma segar, ia juga mendapati seekor ular mati di dalam kotak buah tersebut.

Dalam video yang diunggah akun Saleh Evil di YouTube terlihat seekor ular ditarik keluar dari dalam kotak dalam keadaaan mati kaku. Didiuga ular sepanjang kurang lebih 1 meter ini mati kaku karena kedinginan di dalam mesin pendingin.

Belum diketahui tepat dan jelas dimana kejadian ini terjadi. Penasaran dengan videonya, simak berikut ini. (sumber youtube : Saleh Evil)

 

 
3 dari 3 halaman

Beli iPhone6s Online, yang Diterima HP Merek Buah...

Beli iPhone6s Online, yang Diterima HP Merek Buah... © Dream

Dream - Berhati-hatilah saat melakukan jual beli online. Pilihlah penjual yang terpercaya. Jika tidak, Anda bisa tertipu. Uang amblas, barang yang datang tak seperti diharapkan.

Dan itulah yang terjadi pada perempuan bermarga Zhao. Wanita asal Wuxi, kota di dekat Shanghai, China, ini berniat membeli handphone Apple: iPhone6s.

Perempuan itu mengontak sang penjual. Harga yang disepakati adalah RMB 3.400 atau sekitar Rp 6,8 juta. Uang ditransfer, barang dikirim.

Tapi, wanita itu kemudian terkejut saat barang kiriman itu datang. Setelah dibuka, ternyata bukan iPhone6s yang dia dapat. Tapi handphone berlogo buah pir!!!

Wanita itu tak percaya dengan handphone yang dipegang. Bukan iPhone6s dengan logo buah apel. Malah HP merek buah pir.

Tak lama berselang, penjual handphone itu kemudian menghubungi Zhao. Sang penjual mengaku, iPhone6s yang dipesan tertahan di beacukai. Untuk mendapatkannya, Zhao diminta membayar RMB 5000 atau sekitar Rp 10 juta.

Dibayarlah permintaan itu. Sehingga, total Zhao Rp 16,8 juta. Namun, ketika Zhao menghubungi penjual itu, nomornya Zhao telah diblokir oleh sang penjual.

Jadi, hati-hati ya..... 

Beri Komentar