Kerusuhan di Mako Brimob, Napi Teroris Sempat Rakit Bom

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 10 Mei 2018 11:53
Kerusuhan di Mako Brimob, Napi Teroris Sempat Rakit Bom
Mereka membuat bom rakitan sambil menyandera polisi.

Dream - Ketegangan terjadi di Rutan Cabang Salemba Kompleks Mako Brimob, Kepala Dua, Depok pada Selasa 8 Mei 2018. Selama masa penyanderaan 36 jam itu, para Napi Teroris (Napiter) ternyata sempat membuat sebuah bom rakitan di dalam Rutan.

Dalam kerusuhan tersebut, sebanyak lima orang polisi diketahui tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Sementara di pihak Napiter, satu orang penghuni Rutan tewas.

Wakapolri Komjen syafruddin di Kompleks Mako Brimob, Depok, Kamis 10 Mei 2018 mengatakan, para Napiter itu merakit bom selama proses penyanderaan berlangsung, Namun beruntun, bom itu belum sempat diledakaan. 

" Ternyata selama 24 jam menyandera, mereka melakukan perakitan bom," kata dia.

Bom rakitan tersebut langsung diamankan tim Densus 88 dan sudah diledakkan. " Itu tadi peledakan bom yang sudah dirakit," ujar Syafruddin perihal kabar terdengarnya ledakan dari dalam kawasan Mako Brimob.

Terkait korban polisi yang tewas, Menko Polhukam Wiranto sebelumnya mengatakan para penegak hukum itu dibunuh secara keji oleh para Napiter. 

" Mereka melakukan aksi menyandera, merampas senjata, menyiksa, bahkan membunuh dengan keji aparat keamanan dengan cara-cara yang keji di luar batas kemanusiaan," kata Wiranto.

Sementara terkait polisi yang mengalami luka-luka dalam kerusuhan itu, Syafruddin mengatakan mereka telah dirawat di Ruma Sakit. 

" Empat masih mengalami cidera, bahkan trauma di rumah sakit," ujar 

Usai kejadian tersebut, polisi berencana memindahkan 155 napi yang terlibat dalam kasus terorisme itu ke salah satu Lapas paling ketat pengamanannya di Nusakambangan.

(Sah)

 

 

Beri Komentar