Korban Harus Gigit Jari Setelah Melihat Sepatu Raib Digondol Maling (thenerdyvet.com)
Dream - Tak ada kata terlambat untuk meminta maaf. Mungkin itu yang menjadi alasan seorang pencuri mengakui kesalahannya dan meminta pengampunan atas tindakan dia kepada seorang pria Saudi, yang sepatunya dicuri delapan tahun lalu.
Sebagai ungkapakan rasa bersalah, si pencuri yang tidak disebutkan namanya itu mengirim uang SR500 (Rp1,5 juta) dalam amplop. Uang dikirim bersama catatan permintaan maaf kepada korbannya, yakni Abu Abdul Rahman.
Menurut situs berita lokal Sabq dikutip Gulfnews, sepatu Ramhan dicuri saat sedang makan malam di sebuah resepsi pernikahan sepupunya. Sesuai dengan tradisi lokal, makanan disajikan di dalam rumah, para pun harus meninggalkan sepatu mereka di pintu.
Begitu acara selesai, Ramhan harus gigit jari setelah melihat sepatu raib digondol maling. Ia pun harus pulang bertelanjang kaki.
" Saya terkejut pada Rabu kemarin menerima amplop di kantor yang dibawa oleh seorang anak muda. Saya membukanya dan menemukan uang serta catatan (diketik komputer), di mana pencuri mengatakan ia sangat menyesal mencuri sepatu saya," kata Rahman menceritakan.
" Dia juga memohon pengampunan dan mengucapkan selamat Ramadan. Agar amal dan perbuatan kita diterima Allah," lanjutnya.
Rahman mengaku telah ikhlas dan mengapuni perbuatan pelaku sejak satu tahun kejadian tersebut. " Harga sepatu saya setengah jumlah uang ia kirim. Karena itu saya akan menyumbangkan sisanya untuk sebuah organisasi amal" .
Dalam catatan itu, si pencuri mengatakan bahwa ia telah menyumbangkan sepatu Ramhan untuk pria yang membutuhkan. (Ism)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?