Kisah Pilu Remaja yang Hampir Tak Punya Daya Ingat

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 18 Maret 2015 14:42
Kisah Pilu Remaja yang Hampir Tak Punya Daya Ingat
Ia akan menjadi tidak ingat apa-apa selama lebih dari lima menit.

Dream - Chen Hongzhi, dari Hsinchu County, di barat laut Taiwan, menderita kondisi yang unik. Ia akan menjadi tidak ingat apa-apa selama lebih dari lima menit.

Pria 25 tahun ini benar-benar harus memulai hidupnya dari awal setiap hari. Jadi dia menuliskan setiap hal tentang dirinya dalam buku harian, untuk mengingat segala hal yang pernah dilakukan dan terjadi di sekelilingnya. Mirip seperti dalam film '50 First Dates' yang dibintangi Adam Sandler dan Drew Barrymore.

Dikuitp Dream.co.id dari Odditycentral.com, Rabu 18 Maret 2015, Amnesia Hongzhi didapat dari cedera kepala serius yang diderita saat kecelakaan mobil ketika ia berusia 17 tahun.

Setelah berbulan-bulan dirawat di ruang perawatan intensif, tubuh Hongzhi akhirnya pulih tetapi rentang ingatannya berkurang menjadi hanya lima menit.

Ini berarti bahwa ia akan terus lupa hampir semua yang telah terjadi di antara lima dan sepuluh menit yang lalu.

Hongzhi bahkan tidak ingat bagaimana menulis dengan baik, karena kondisi yang melemahkan itu. Dia membuat catatan tentang kehidupan sehari-hari dalam 'coretan' fonetik, yang hanya ia bisa mengerti.

Ketika ia bangun setiap pagi, ibunya, Wang Miao-Chiong, harus mengingatkan dia bahwa dia tidak lagi 17 tahun. Ibunya kemudian memberi buku 'harian' sehingga dia bisa mengingat segala sesuatu yang telah terjadi sejak kecelakaan itu.

" Ini adalah buku harian saya, saya menulis semuanya setiap hari, bahkan meski itu kejadian turun hujan. Atau jika saya tidak pergi keluar, saya masih harus menulis 'hujan deras'," katanya.

" Setiap kali saya pulang perjalanan yang lama, saya cepat-cepat mengambil buku harian dan menuliskan hal-hal penting yang terjadi hari itu. Siapa yang saya temui, apa yang saya lakukan, berapa banyak uang yang saya dapatkan dari mengumpulkan botol bekas, semuanya."

Miao-Chiong, 60 tahun, mengatakan sistem pengingat yang ditemukan anaknya ternyata berjalan dengan baik. Meski kondisi tersebut membuat Hongzhi sulit mendapat pekerjaan, keluarga Hongzhi tetap memperoleh tunjangan dari lingkungannya. Setiap bulan keluarga Hongzhi mendapat bantuan uang dari Departemen Sosial Hsinchu County.

Namun Hongzhi tidak mau bersantai-santai meski mendapat bantuan uang. Dia juga bekerja mengumpulkan botol bekas dan menjualnya untuk menambah pendapatan.

Miao-Chiong awalnya berharap bisa mengirim Hongzhi kembali ke sekolah, tapi ia segera menyadari bahwa tidak ada gunanya.

" Sudah direncanakan bahwa ia akan kembali ke sekolah, tapi tak ada gunanya karena ia tidak pernah bisa mengingat pelajaran, dan telah tinggal di rumah dengan saya sejak itu," katanya. (Ism) 

Beri Komentar