Kisah Pantang Menyerah Polisi Tanpa Kaki

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 9 April 2015 08:31
Kisah Pantang Menyerah Polisi Tanpa Kaki
Aipda Beni kehilangan dua kakinya karena terhimpit mobil derek saat mengevakuasi kecelakaan di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, tahun 2005 lalu.

Dream - Inpirasi bisa datang dari mana saja. Dari pengusaha sukses yang memulai dari kemelaratan, dari seorang anak desa yang sukses menjadi presiden, juga dari polisi tanpa kaki seperti Beni Hendrik ini. Hendrik yang berpangkat Aipda itu adalah contoh bagaimana menjalani hidup dalam posisi " mati langkah." Meski tanpa kaki, hidupnya masih bergerak. Bekerja dengan bantuan kursi roda. 

Hasilnya? Nasibnya masih melaju. Kini dia bertugas di Kepolisian Rancaekek, Kabupaten Bandung. Seperti kita yang normal sekujur tubuh, Hendrik juga sigap menuntaskan setiap pekerjaan. Memang sungguh mengagumkan. 

Kisah hilangnya kedua kaki sang polisi ini, datang jauh dari tahun 2005. Tahun itu dia bertugas di Unit Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas. Dan pada sebuah kecelakaan di kawasan Nagreg tahun itu, dia berjibaku mengevakuasi para korban. Nahasnya, kaki Hendrik sempat terhimpit kendaraan derek dalam proses evakuasi itu. 

Dia memang selamat dari himpitan itu, tapi kedua kakinya tidak. Demi menolong jiwanya, kedua kaki itu harus rela diamputasi. Dari seorang polisi yang tegap dan kokoh, Hendrik tiba-tiba menemukan dirinya sebagai seorang yang lunglai. Sudahlah bisa dibayangkan bagaimana dia harus menjalani hari-harinya. 

Dia memang sempat terpukul berat, tapi dia tidak menyerah. Nafas harus bersambung dan itulah sebabnya dia masih bekerja. Beruntung kepolisian memberi jalan. Kini Beni menjalani hidup sendiri di asrama Polri. Meski selalu bersemangat menjalani hidup, Beni mengaku ia butuh dukungan dari rekan-rekannya.

Ingin mengetahui kisah Beni? Silakan baca pada tautan ini.

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini! 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More