Kisah Pilu Perawat Saudara Kembar Meninggal Bersamaan Akibat Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 27 April 2020 18:49
Kisah Pilu Perawat Saudara Kembar Meninggal Bersamaan Akibat Covid-19
Hubungan keduanya sebagai saudara kembar sangatlah erat.

Dream - Sepasang kembar identik asal Southampton, Inggris meninggal dunia setelah dinyatakan positif terkena virus Covid-19.

Katy Davis (37) yang bekerja sebagai perawat anak meninggal di Rumah Sakit Umum Southampton pada Selasa 21 April 2020.

Sedangkan saudara kembarnya, Emma Davis yang juga seorang mantan perawat meninggal di rumah sakit yang sama pada Jumat pagi, 24 April 2020.

Kakak perempuan Katy dan Emma, Zoe mengatakan hubungan keduanya sebagai saudara kembar sangatlah erat.

" Mereka selalu berbicara tentang mereka telah datang ke dunia bersama dan akan meninggal bersama," ungkap Zoe, dilansir dari BBC.com.

1 dari 6 halaman

Sosok Keduanya

Zoe mengatakan, saudara kembar ini telah hidup bersama dan sudah merasa sakit untuk beberapa waktu. Keduanya juga memiliki cita-cita yang sangat mulia.

" Yang mereka ingingkan adalah membantu orang lain. Sejak kecil, mereka sering berpura-pura menjadi dokter dan perawat untuk merawat boneka mereka," tutur Zoe.

Selain itu Zoe juga bercerita bagaimana kehidupan Emma dan Katy saat menjadi perawat. Keduanya selalu memberikan yang terbaik untuk para pasien. Zoe masih tak menyangka ia kehilangan kedua adiknya yang sangat istimewa secara bersamaan.

Emma dan Katy Davies

Foto: Courtesy of Zoe Davies (BBC.com)

Katy bekerja di Rumah Sakit Anak Southampton dinyatakan positif covid-19 saat dilakukan pengecekan oleh pihak rumah sakit dan meninggal pada Selasa malam.

Paula Head, Kepala Direksi Rumah Sakit Universitas Southampton NHS Foundation Trust, Inggris, mengatakan, " Katy dideskripsikan oleh rekan-rekannya sebagai seorang perawat yang sangat telaten dan banyak perawat yang ingin mengikuti jejaknya. Selain itu, bagi Katy menjadi seorang perawat bukan hanya sekedar pekerjaan, tetapi lebih dari itu."

Atas nama semua pekerja Rumah Sakit Universitas Southampton NHS Foundation Trust, Paula menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga Emma dan Katy.

2 dari 6 halaman

50 Perawat Gugur

Sementara itu, Emma Davis telah bekerja di rumah sakit yang sama dengan Katu di unit bedah kolarektal selama sembilan tahun dan berhenti pada 2013.

Royal Collage Nursing mengatakan, Emma merupakan perawat yang berdedikasi dan tidak mementingkan diri sendiri. Ia memiliki waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan perawat lain bagaimana cara menjadi pewarat yang baik bagi pasien.

Emma juga digambarkan sebagai wanita yang ceria, tenang dan disukai semua orang.

Emma dan Katy Davies

Foto: Courtesy of Zoe Davies (BBC.com)

" Emma memang memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik seperti katy sebelum dinyatakan positif covid-19," kata Gail Byrine, Kepala Staf Royal College Nursing.

Berdasarkan daftar yang telah disusun oleh Nursing Times, hingga saat ini ada 50 perawat di Inggris yang telah meninggal selama masa pandemi virus Covid-19.

Laporan: Razdkanya Ramadhanty

3 dari 6 halaman

Update Corona 27 April 2020: Pasien Positif Covid-19 Tembus 9 Ribu, 1.151 Sembuh

Dream - Kasus pasien baru terinfeksi virus corona di Indonesia masih belum berakhir. Data terkini hingga Senin, 27 April 2020 pukul 12 siang mencatat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah menembus angka 9 ribu kasus.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto melaporkan kasus positif Covid-19 yang ditemukan mencapai 9.096 orang. Angka ini didasarkan hasil pemeriksaan real time PCR.

" Kemudian yang sudah sembuh 1.151 orang, sedangkan yang meninggal ada 765 orang," ujar Yurianto di Jakarta, Senin 27 April 2020.

Yurianto mengatakan ada penambahan kasus antara Minggu, 26 April pukul 12.00 WIB hingga hari ini jam yang sama. Rinciannya, kasus positif bertambah 214 orang, kasus sembuh bertambah 44 orang dan kasus meninggal naik 22 orang.

Sedangkan akumulasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini mencapai 210.199 orang. Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini dalam perawatan sebanyak 19.987 orang.

Terkait dengan data kematian, Yurianto mengatakan kasus terjadi pada pasien dalam kelompok usia 60 tahun. Juga pada usia 41 sampai 60 tahun.

" Ada beberapa di atas 61 tahun ke arah 80 tahun," kata dia.

Kematian yang terjadi kebanyakan disebabkan faktor komorbid atau pemicu berupa sakit keras. Kasus terbanyak dipicu sakit hipertensi, disusul diabet, jantung, penyakit paru baik asma maupun obstruksi menahun seperti bronkitis kronis.

" Inilah yang menjadi komorbid dan menyebabkan angka kematian cukup tinggi," kata dia.

4 dari 6 halaman

Hibur Pasien Corona, Petugas Medis Joget Lagu Karaoke India

Dream - Menjalani masa isolasi sebagai pasien Covid-19 tentu bikin jenuh. Apalagi jika di rumah sakit, rasanya ingin sekali pulang ke rumah.

Menyadari situasi ini, tim medis akan melalukan banyak cara untuk menghibur pasien. Ini agar pasien betah hingga masa isolasi selesai.

Seperti dilakukan tim medis di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka berinisiatif menghibur pasien di ruang isolasi dengan berbagai kegiatan.

Salah satu kegiatan yang dipilih adalah karaoke. Kocaknya, tim medis memilih lagu India agar pasien terhibur.

Aksi tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial. Apalagi setelah kembali diunggah akun gosip @lambe_turah.

Petugas medis joget

 

5 dari 6 halaman

Kocak

" Nih diye gudniyus bebs. Kata siapa, di ruang isolasi kalian akan bosen??

Eits tenang yaa, di ruang isolasi kalian selain bisa nonton tv, komunikasi dengan keluarga melalui telepon, perawat dan pasien juga bisa karokean bareng dan sedikit berjoget sekaligus olahraga nih sama para tim medis.

Ini semua dilakukan untuk meningkatkan semangat baik perawat maupun pasien di ruang isolasi covid-19 di @rsudblambangan Kabupaten Banyuwangi agar imunitas semuanya juga tambah baik... Good job ini sih yes," tulis akun tersebut.

Dalam video tersebut tampak petugas menggunakan APD lengkap mengajak para pasien di ruang isolasi untuk bernyanyi. Juga bergoyang mengikuti irama lagu india yang diputar.

Meski awalnya malu-malu, pasien pun terlihat gembira dengan ikut bergoyang pelan mengikuti irama pasien. Para pasien tetap duduk di tempat tidurnya masing-masing sedangkan petugas menghampiri satu persatu tempat tidur sambil mengajak bernyanyi layaknya musisi yang sedang menggelar konser.

6 dari 6 halaman

Usir Kejenuhan

Hal ini dilakukan lantaran sejumlah pasien Covid-19 yang berada di ruang isolasi RSUD Blambangan mengalami kejenuhan. Secara klinis, mereka sehat dan berada di ruang isolasi selama sepekan.

Video ini kian ramai dibicarakan warganet dan mendapat komentar positif.

" Ini bikin pikiran mereka jd happy jadi tenang jadi cepat sembuh. Amin," tulis akun @sskaw27

" Yaps, perawat juga belajar komunkasi ke pasien dan bagaimana kejiawaan pasien. Perawat juga bisa jadi support system bagi pasien untuk mempercepat kesembuhan pasien. Semangat tim medis. Semoga kami mahasiswa medis bisa menggantikan peran kalian dengan baik," ungkap akun @uni.suci

Beri Komentar