Mengaku Anggota ISIS, Basuki Nekat Terobos Paspampres

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 14 November 2017 13:29
Mengaku Anggota ISIS, Basuki Nekat Terobos Paspampres
Motifnya masih diselidiki polisi.

Dream - Basuki Tarsiwan, pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah nekat menerobos pos penjagaan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) agar bisa masuk ke Istana Negara, Jakarta pada Senin, 13 November 2017.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asep Guntur mengatakan, saat diamankan Basuki mengaku anggota ISIS.

" Saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh penyidik Polsek Gambir," kata Asep Selasa, 14 November 2017.

Dia menuturkan Basuki memaksa masuk ke Istana Negara, dia mengaku hendak bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

" Terkait motif pelaku (Masih diselidiki)," ucap dia. (ism) 

1 dari 2 halaman

Fakta Mengejutkan Pria Tanpa Busana yang Terobos Istana

Dream - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto, mengatakan, BS dalam pengaruh narkoba saat berusaha menerobos Istana Negara dalam kondisi tanpa busana pada Senin 28 Agustus 2017.

" Setelah kami dalami ternyata si BS ini menggunakan narkoba jenis sabu," kata Suyudi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 30 Agustus 2017.

Menurut Suyudi, BS tak punya riwayat gangguan jiwa. Tapi, tambah dia, BS hanya dalam keadaan depresi.

Suyudi menjelaskan awal mula BS bisa datang ke Istana Negara. Menurut dia, BS berangkat ke Istana Negara dari kamar kos di sekitar Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

 

2 dari 2 halaman

Tujuannya Bukan Istana, tapi...

Sebelum berangkat ke Istana, kata Suyudi, BS mengonsumsi narkoba bersama teman-temannya. Dalam kondisi over dosis dan terjadi halusinasi BS berjalan keluar rumah indekosnya.

" Sebenarnya tujuannya ingin ke Gereja Kathedral. Dia ingin menikah di gereja itu. Mungkin karena dalam keadaan mabuk ya, akhirnya sampainya bukan ke Katedral tapi di Istana," jelas Suyudi.

Menurut Suyudi, ketika keluar dari indekosnya, BS masih mengenakan baju. Tapi begitu berada di depan Istana Negara, BS tiba-tiba membuka pakaiannya hingga telanjang bulat dan mencoba menerobos masuk.

Selain itu, polisi juga turut mengamankan dua teman BS, yakni DD dan AM, yang juga ikut dalam pesta narkoba di dalam indekos.

" Inisal DD ini juga mendapatkan (sabu-sabu) dari AM. (Sementara) AM dari BM, yang sedang kami kejar. Itu dia beli, dia mengonsumsi satu gram, harganya Rp 500 ribu," ujar Suyudi.

Beri Komentar