Pemerintah Menunda Program Vaksinasi COVID-19 Di Nusa Tenggara Timur Dan Fokus Terhadap Penanganan Bencana Banjir Bandang Di Sana.
Dream – Pemerintah menunda program vaksinasi COVID-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk sementara. Pemerintah ingin fokus untuk menangani korban bencana banjir bandang di sana.
“ Prioritas kami (saat ini) menangani bencana. Vaksinasi ditunda, fokus ke bencana,” kata Budi Gunadi dalam webinar “ Forum Indonesia Bangkit: Strategi Sektor Kesehatan untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi”, Selasa 6 April 2021.
Kementerian Kesehatan, lanjut Budi Gunadi, mendirikan 10 pos komando kesehatan untuk memberikan perawatan medis kepada para korban. Selain itu, kementerian ini juga mengirimkan dokter-dokter ortopedi dan anastesi.
“ Banyak (korban) yang patah tulang dan perlu dioperasi atau dibius. Kami sudah mengirim dokter ke sana,” kata dia.
Budi Gunadi mengatakan badai tropis siklon seroja yang menyambangi NTT adalah yang terbesar di Indonesia. biasanya badai ini hanya “ menyapa” negara-negara subtropis seperti Australia dan Filipina.
“ Biasanya nggak kena langsung. Ini biasanya yang kena (adalah) negara subtropis,” kata dia.
Budi Gunadi mengakui hal itu diakibatkan perubahan lingkungan. Menurut laporan yang diterimanya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu laut meninggi. Biasanya, suhu laut berkisar 26-27 derajat celcius.
“ Sekarang 30 derajat celcius sehingga mengakibatkan siklon tropis dan dampaknya besar melanda Indonesia. Banyak yang kena, terutama di NTT,” kata dia.
Advertisement

4 Ciri yang Menunjukkan Anda Termasuk Orang Tua yang Menyenangkan

Es Terooos! Betulkah Terlalu Banyak Minum Es Menyebabkan Batuk dan Pilek? Ini Penjelasan Ilmiahnya!


Kenapa Sebagian Orang Susah Bernyanyi Meski Sudah Berlatih Keras?

5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia


Musim Hujan Tiba, Kenali Bahaya Mikroplastik dari Makanan, Minuman, dan Udara