Mimpi Dian Pelangi

Reporter : Editor Dream.co.id
Senin, 7 April 2014 17:13
Mimpi Dian Pelangi
Serentet mimpi Dian Pelangi menjadi kenyataan. Apa saja mimpi desainer muda penuh talenta Indonesia itu?

Dian Pelangi, perancang belia berusia 23 tahun lulusan SMKN 1 Negeri Pekalongan, jurusan Tata Busana sudah menjajal banyak catwalk dunia. Dari mulai di Melbourne, Australia pada 2009 dan London, Inggris pada 2010. Tahun ini, Dian akan menjawab tantangan pekan mode terbesar dunia, New York Fashion Week dan Los Angeles Fashion Week.

Dua ajang kaliber dunia dilahapnya sekaligus. Bagi Dian, ini seperti mimpi. Kegagalan tampil di Paris Fashion Week tahun lalu tidak membuatnya patah arang. Justru, itu mimpi yang tertunda. Kini, Dian tinggal selangkah lagi menjajakkan kaki di atas Negeri Paman Sam. " Iya, itu mimpi aku. Aku pengen banget ke pasar Amerika," tutur Dian Pelangi dalam perbincangan dengan Dream.co.id, Senin (7/4/2014).

Dian pun melakukan otokritik. Kegagalan Paris, diakui karena persoalan persiapan. Juga karena jeda waktu yang begitu pendek alias mepet. Tapi itu bukan masalah besar. Dian kukuh perlu banyak belajar. Pelajaran bisa dipetik dari kebun manapun. Kandasnya penampilan di Paris justru berbuah hikmah. " Di Paris, Prancis itu ternyata ada larangan berjilbab. Nah, sedangkan di New York jumlah muslimnya justru lebih banyak. Aku malah lebih merasa cocok di New York ini," senang Dian.

Mimpi Dian Pelangi

Tapi, tampil di negara Obama itu bukan satu-satunya mimpi Dian yang bakal terwujud. Ibarat bangun dari tidur, mimpi itu masih berlanjut. Jelang dua pagelaran beruntut yang hanya berjeda waktu satu bulan itu, Dian sudah menjalin komunikasi dengan jaringannya di sana. Berbagai jadwal kegiatan pun dipadatkan. Dari mulai fashion show, meet and greet, pemotretan majalah hingga wawancara dengan media-media lokal.

" Jadi aku lebih dikenal dengan baik di sana. Lanjut ke LA, kurang lebih sama. Di sana muslimnya juga banyak. Sudah ada janji dengan muslim-muslim di sana, dengan blogger-blogger yang kami kenal di sana. Kami sudah komunikasi," Dian sumringah.

Respons yang dinilai baik membuat Dian makin percaya diri menggeber rancangannya. Persiapan dan konsentrasi penuh menjadi fokus utama jelang perhelatan September dan Oktober mendatang.

Mimpi Dian Pelangi

Komunikasi dengan rekan-rekan di New York dan Los Angeles pun tidak sekadar lisan. " Mereka meminta aku membuka butik di AS. Aku sih mau banget, ini juga mimpiku banget," girang wanita yang pernah setahun mengenyam bangku kuliah di Sekolah Mode ESMOD Jakarta ini. Tapi untuk membuka butik di Amerika, Dian belum bisa mewujudkannya dalam waktu dekat.

" Untuk sementara, aku buka Pop-up Store dulu. Ya ibarat toko kecil-kecilan. Misalnya nanti hanya buka selama 2-3 minggu saja. Silakan bisa mampir ke booth aku. Aku juga berusaha presentasi ke department-department store. Jadi, saat di sana nanti jadwal kegiatan akan aku padetin." Itulah mimpi-mimpi Dian Pelangi, apa mimpi Anda? (ism)

Beri Komentar